Lakukan Fumigasi Untuk Membasmi Hama Gudang Penyimpanan Komoditi Pangan

ilustrasi proses fumigasi

UJUNGPANDANGPOS.COM – Komoditi pangan yang ada di gudang penyimpanan seperti beras, jagung, biji kopi dan masih banyak lagi, komoditi tersebut seringkali terserang oleh serangga pengganggu yang disebut dengan hama. Datangnya hewan tersebut bisa terjadi jika penyimpanannya yang tidak di perhatikan maka dari itu hama tersebut akan menyerang langsung pada komoditi pangan anda yang ada di gudang penyimpanan.

Jika hal ini sudah terjadi bagi para petani, maka akan menimbulkan kerugian yang cukup besar pada komoditi pangan anda atau dapat menimbulkan penyakit pada manusia. Kerugian yang dapat dialami bagi para petani jika hama tersebut menyerang komoditi pangan akan merusak komoditas  baik itu secara fisik maupun nutrisi atau kualitas pada hasil panen komoditi petani.

Bacaan Lainnya

Apabila hal ini sudah terjadi pada komoditi pangan anda, maka langkah yang bisa anda ambil yaitu dengan melakukan fumigasi. Fumigasi dianggap sangat efektif untuk membasmi seluruh hama maupun kutu pada gudang penyimpanan komoditi pangan. Fumigasi bisa mengontrol fase kehidupan pada hama kutu dan mampu untuk menjangkau di tempat yang sulit di jangkau.

Fumigasi cara efektif basmi hama digudang penyimpanan

Fumigasi merupakan cara yang dapat mengendalikan hama atau kutu dengan melakukan pengasapan menggunakan pestisida yang berbentuk gas. Fumigan yang digunakan harus berbahan kimia dan biasanya bahan aktif yang digunakan saat fumigasi adalah ALUMUNIUM PHOSPHIDE.

Fumigan dengan bahan aktif tersebut mampu membunuh hama atau kutu yang ada di gudang penyimpanan komoditi pangan dan yang paling menariknya lagi bahan aktif tersebut tidak berbahaya sama sekali dan sangat aman untuk komoditi pangan yang berhubungan langsung dengan konsumsi manusia.

banner hama gudang

Dalam proses fumigasi bukan cuman bidang pertanian saja yang dapat melakukannya, justru proses produksi barang ekspor dan impor pun dapat melakukannya. Agar dapat mencegah transfer hama atau kutu di antar negara. Sampai saat ini proses fumigan masih saja dilakukan, sebab cara ini sudah terbukti efektif untuk mengendalikan hama tanaman maupun gudang penyimpanan dan bisa menghemat waktu serta biaya.

Proses yang dilakukan fumigasi

Dalam proses fumigasi dapat dilakukan dengan menggunakan alat khusus yaitu fumigator. Fumigator berupa tabung yang disambungkan dengan selang dan pendorong untuk pengasapan. Sebelum proses fumigasi dimulai kamu diharapkan untuk memakai alat pelindung diri seperti kacamata pelindung full, baju waterproof yang menutupi semua tubuh, sepatu boots, face shield atau penutup wajah, sarung tangan dan alat pelindung lainnya.

Gunakanlah alat pelindung diri saat kamu sedang mempersiapkan bahan untuk digunakan fumigasi agar terhindar dari kontaminasi ke tubuh.

Proses fumigasi ada tiga tahap yang harus kamu lakukan saat melakukan fumigasi di gudang penyimpanan komoditi, sebagai berikut :

  • Area atau tempat yang disemprot fumigan harus tertutup rapat agar bahan atau fumigan tidak menyebar luas di tempat lainnya yang tidak di semprotkan.
  • Semprotlah fumigan ke tempat yang sudah ditentukan saat melakukan fumigasi. Agar hasil fumigasi lebih maksimal, usahkan ruangan fumigasi tersebut yang sudah diasapi harus di diamkan beberapa waktu. Agar fumigan dapat meresap sepenuhnya di seluruh bagian ruangan dengan begitu fumigan dapat membasmi semua jenis hama atau kutu di gudang penyimpanan komoditi.
  • Setelah dibiarkan fumigan meresap ke seluruh ruangan, kemudian bukalah ventilasi pada gudang penyimpanan sebagai jalan untuk gas fumigan agar keluar dari ruangan tersebut. Dengan begitu ruangan tersebut sudah aman untuk keluar masuknya para pekerja. Setelah langkah tersebut telah selesai maka gudang penyimpanan komoditi pangan anda akan terbebas dari hama atau kutu maupun dari gas beracun.

Nah, untuk mengatasi permasalahan kamu panca prima wijaya telah menyediakan fumigan yang ampuh untuk mengendalikan hama gudang yaitu FUMILIKUID 2 GA. Fumigan yang berbentuk liquid atau cair dengan memiliki bahan aktif berupa fosfin sebanyak 2 persen dan karbondioksida sebanyak 98 persen. Dengan bahan aktif yang dimilikinya dapat membasmi semua jenis hama dengan cepat.

Menggunakan fumilikuid tidak perlu lagi penambahan seperti kipas angin sebab fumilikuid ini mampu menyebar dengan mudah.

Untuk para petani cobalah untuk mengguankan fumilikuid yang aman dan mampu mengendalikan hama serta tidak meninggalkan residu pada komoditas pangan anda. (*/dirman)

Pos terkait