Kenaikan Pangkat, Pangdam Hasanuddin : Membiasakan yang Benar

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr (Han), memimpin acara laporan korps kenaikan pangkat Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Kodam XIV/Hasanuddin periode 1 Oktober 2022 di Baruga Syekh Yusuf Lapangan Golf Makodam, Jl. Urip Sumoharjo Makassar, Sabtu (1/10/2022). (Ist)

UPOS, Makassar – Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr (Han), memimpin acara laporan korps kenaikan pangkat Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Kodam XIV/Hasanuddin periode 1 Oktober 2022 bertempat di Baruga Syekh Yusuf Lapangan Golf Makodam, Jl. Urip Sumoharjo Makassar, Sabtu (1/10/2022).

Terdapat 154 prajurit dan PNS, yang terdiri dari 49 orang Perwira Menengah (Pamen), 30 orang Perwira Pertama (Pama) dan 75 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Kodam Hasanuddin, mendapatkan kenaikan pangkat/golongan, satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya.

Pangdam dalam sambutannya menuturkan, bahwa tuntutan zaman dan kebutuhan selalu mengalami perkembangan sehingga pola kinerja harus ikut menyesuaikan tidak hanya melakukan yang biasa saja. Tak sedikit juga yang telah menjadi hal biasa justru adalah yang tidak benar Jika ingin maju, maka semua harus diubah dan menyesuaikan dengan tuntutan dari perkembangan sehingga membiasakan yang benar bukan membenarkan yang biasa adalah hal mutlak yang harus dilakukan.

“Biasakan yang benar jangan benarkan yang biasa, jangan hanya rutinitas, harus cerdas dengan apa yang terjadi di sekitar kita. Kalau dari dulu sampai saat ini hanya sama saja sementara tuntutan berbeda berarti itu kecelakaan.,” bebernya.

“Semua harus dibenahi dan harus ada perkembangan. Saat ini tuntutan kita sangat massif dan berubah cepat, jika hanya mengandalkan pengalaman dan pola zaman dulu itu akan sangat berat, jangan selalu berfikir biasanya sudah seperti ini tapi berfikirlah membiasakan yang benar dengan apa yang harus dilakukan,” Tutur Pangdam.

“Termasuk menyiapkan apa yang dibutuhkan, jangan sampai yang tidak dibutuhkan ada, tetapi yang dibutuhkan justru tidak ada. Jadi biasakan yang benar,” jelasnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini mengatakan, bahwa kenaikan Pangkat tidak dicapai secara otomatis. Melainkan karena adanya prestasi baik karena kinerja maupun tidak melakukan pelanggaran selama berdinas.

Menurut Mayjen Totok bahwa apa yang diterima hari ini sudah sangat berbanding lurus dengan slogan Kodam Hasanuddin 6K “DI HATI KITA,” yang meliputi Karakter, Kapabel, Kontemporer, Kompak, Kesemestaan dan Kerakyatan yang diluncurkan.

“Apa yang diterima prajurit dan ASN ini merupakan apresiasi dan sudah berbanding lurus dengan slogan yang kita luncurkan. Berkinerja secara baik dan profesional dan tidak melakukan pelanggaran, Negara memberikan penghargaan atas kinerja ini,” ungkapnya.

“Slogan 6K DI HATI KITA harus diimplementasikan oleh seluruh prajurit dan ASN Kodam Hasanuddin, apalagi jika dikaitkan dengan peringatan HUT TNI yang mengangkat tema TNI adalah Kita. Melalui tema ini bagian dari implementasi slogan, kita semakin lagi mendekatkan diri ke masyarakat, karena TNI lahir dari rakyat,” tutupnya. (*)

Pos terkait