Ini Pesan Bupati Yang Disampaikan Dohri Dicara Pelantikan PPK

0 Komentar

UPOS,Luwu Timur – Bupati Luwu Timur, Muhammad Thorig Husler berpesan, KPU harus menjadi wasit yang adil dalam Pilkada Lutim. Jika tidak adil maka proses demokrasi akan cacat dan gaduh. Demikian pesan ini disampaikan lewat Dohri As’ari Asieten Pemerintahan Lutim saat membawa sambutannya diacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah PPK dalam Pemiihan Bupati dan Wakil Bupati Lutim, di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur, Sabtu ( 29/02/2020).

Menurut Dohri, KPU harus menjaga independensinya dalam melaksanakan seluruh tahapan Pilkada di Lutim. Salah satu penyebab Pilkada kacau kalau penyelenggara tidak netral. ” Jadi pak Bupati minta Penyelenggara jangan jadi pemain dalam salah satu pasangan calon , saya harap ini dijalankan dengan baik sehingga Pilkada berlangsung aman dan Lutim menjadi percontohan dalam penyelengaraan Pilkada. ” Ujar Dohri.

Dohri mengajak penyelenggara Pemilu di Lutim mematahkan stigma Lutim zona merah Pilkada rawan konflik, karena penduduknya hiterogen. Dan seperti pengalaman yang sudah lewat beberapa Pesta Demokrasi Luwu Timur aman-aman saja. Untuk mengatasi hambatan-hambatan di Pilkada, Dohri juga meminta KPU tetap mejalin koordinasi dengan baik dengan Pemerintah Lutim, baik ditingkat Kepala Desa, Lurah, Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten sehingga kendala-kendala itu bisa diatasi dengan cepat dan tepat.

Ketua KPU Luwu Timur, Zainal, dalam sambutannya mengatakan, untuk suksesnya Pilkada di Lutim tidak serta merta tanggung jawab itu dibebankan ke KPU. Olehnya itu semua pihak harus aktif membantu KPU untuk menyukseskan Pilkada Serentak tahun ini.

Untuk itu kata Zainal, kepada anggota PPK yang sudah dilantik harus segera menjalin silaturahmi dengan semua pihak, khususnya dengan pemerintah di Kecamatan masing-masing. Karena PPK masih mengalami kendala dalam hal persoalan tempat logistik dan fasilitas mobilisasi logistik nantinya. Termasuk menjalin koordinasi denga pihak kepolisian dan TNI.

Selain itu tanggung jawab sebagai penyelenggara Pemilu adalah bagaimana kita memberikan pencerahan kepada Pemilih sehingga pemilih itu tahu pentingnya Pemilu. ” Ada tiga poin penting dalam Pemilu, yaitu Penyelenggara Pemilu, Pemilih dan Peserta Pemilu. Inilah yang harus bersinergi sehingga Pilkada itu berjalan dengan baik. ” Ungkap Zainal

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah PPK ini dibimbing langsung Zaenal dan ditandai dengan penyematan pin secara simbolis kepada anggota PPK. Jumlah anggota PPK yang dilantik sebanyak 55 orang dengan masa tugas sembilan bulan terhitung sejak tanggal pelantikan.

Proses pelantikan ini disaksikan oleh Asisten Pemerintahan Dohri As’Ari, Komisioner Bawaslu Andi Sukma, pihak Kejaksaan Negeri Malili, Polres Lutim dan TNI. ( UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment