IAS Deklarasi Maju di Musda Demokrat Sulsel, Pengamat : Penyegaran Nahkoda

  • Whatsapp

Sebanyak 16 DPC mendeklarasikan dukungannya ke Ilham Arief Sirajuddin (IAS), untuk menahkodai Demokrat Sulsel lima tahun ke depan, Selasa (12/10/2021). (Ist)

UPOS, Makassar – Partai Demokrat tengah bersiap menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di 34 Provinsi, salah satunya di Sulawesi Selatan. Agenda utamanya pemilihan calon ketua DPD.

Hingga saati ini, dua figur yang sudah menyatakan akan maju sebagai calon Ketua Demokrat Sulsel adalah Ilham Arief Sirajuddin dan Ni’matullah.

Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mendeklarasikan diri maju pada musyawarah Daerah (Muda) partai Demokrat ke V.

Deklarasi Ilham dilakukan di Hadapan 16 Ketua DPC yang mendukung langkah untuk menjadi nahkoda partai Demokrat Sulsel Periode 2021-2026.

Namun, menjelang musyawarah daerah DPD Partai Demokrat Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) terus mendapat dukungan dari DPC Partai Demokrat.

Sebanyak 16 DPC mendeklarasikan dukungannya ke IAS menahkodai Demokrat Sulsel lima tahun ke depan, di salah satu hotel di Makassar, Selasa (12/10/2021).

Pengamat politik, Ras Md menjelaskan, jika deklarasi dukungan DPC Demokrat ke IAS, adalah bagian dari dinamika demokrasi.

“Sah-sah saja apa yang dilakukan oleh 16 DPC ke Pak IAS. Itu adalah bentuk ikhtiar kader demokrat menghadapi aneka event politik 2024. Sehingga mereka butuh penyegaran nahkoda,” ungkap Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia itu.

Hanya saja, Ras Md menyarankan, agar IAS tidak jumawa dengan dukungan 16 DPC tersebut. Sebab, Ni’matullah masih sangat kokoh mempertahankan dirinya sebagai Ketua Demokrat Sulsel.

“Mesti dihitung oleh pak IAS, bahwa Ni’matullah atau Ulla bukanlah sosok yang mudah ditaklukkan. Keinginannya mempertahankan posisinya sebagai ketua Demokrat Sulsel amatlah besar,” katanya.

Ras Md menambahkan, jika Ni’matullah memiliki keinginan besar mempertahankan posisinya sebagai ketua.

“Ya bisa kita lihat dari dua sikap politiknya. Pertama, upaya rekonsiliasi yang diinisiasi oleh kader Demokrat tidak kunjung terealisasi. Jika saja Ulla ingin legowo, maka rekonsiliasi pasti sudah berjalan. Ini malah sebaliknya, Pak Ulla mendeclear jika ia tidak akan kompromi. Kedua, Musda Demokrat belum juga dilaksanakan hingga saat ini. Padahal masa jabatan Pak Ulla berakhir di bulan September 2021,” jelasnya.

Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dalam deklarasi menegaskan, “Saya mendeklarasikan diri, saya maju sebagai calon ketua ketua Partai Demokrat periode 2021-2026,” tegasnya.

IAS mengatakan, niatnya untuk menjadi pemimpin partai Demokrat bukan tanpa sebab dia ingin apa yang menjadi mengantarkan PD menjadi target terbaik, yakni menjadi pemenang pemilu 2024 mendatang.

Selain itu, mantan Wali Kota Makassar dua Periode ini juga, ingin bagaimana AHY bisa menjadi pemenang pada Pilpres akan datang, khususnya di Sulawesi Selatan.

“Saya punya target besar untuk menjadi ketua Demokrat Sulsel, target saya yakni bagaimana PD Bisa menjadi Pemenang dan AHY menjadi Presiden,” terang IAS.

Seluruh DPC pendukung IAS yang hadir dalam Deklarasi dukungan, pun membubuhkan tanda tangan dukungan dan menyatakan sikap kepada IAS untuk mengambil alih kepemimpinan partai Demokrat Sulsel. (*/Arman)

Pos terkait