Husler Ikuti Vidcon Dengan Mendagri Terkait Covid-19, Begini Penjelasan Pak Menteri

0 Komentar

UPOS, Luwu Timur – Sudah tiga hari berturut-turun ini, Bupati Luwu Timur Muhammad Thorig Husler fokus mengikuti Vidioconfrence baik dengan Pemerintah Pusat, Gubernur Sulsel, dan Vidioconfrence dengan OPD dan Anggota DPRD Luwu Timur itu Sendiri. Rapat jarak jauh ini tentunya membahas kesiapan Pemerintah Daerah di Indonesia dalam melawan pandemi Corona.

Hari ini, Rabu (08/04/2020 ) pagi, bertempat di Media Center Gugus Tuga Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Luwu Timur, Aula Rumah Jabatan Bupati Lutim. Husler mengikuti Rapat Koordinasi dengan Mendagri, BPK, KPK, BPKP, dan LKPP. Berkat kesiapan personil Kominfo yang menyiapkan semua perangkat fasilitas vidcom, sehingga Rakor jarak jauh ini berjalan lancar dan sempurna.

Dalam Rakor kali ini, untuk Provinsi Sulawesi Selatan , hanya diberikan kepada Abdul Hayat Gani , Sekda Provinsi Sulsel yang memberikan pertanyaan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dalam Kesempatan itu Hayat mempertanyakan kapan APD untuk Provinsi Sulsel dikirim dari Pusat. Sebab daerah Kabupaten /kota di Sulsel hingga hari ini masih mengalami kekurangan APD. ” Pak Menteri kapan APD untuk Sulawesi Selatan di kirim ” Tanya Hayat

Oleh Tito di Jawab, Sulsel belum terima APD mungkin belum sampai . Namun begitu Tito juga meminta pihak terkait di pusat, agar Gubernurnya diberikan softcopy daftar seluruh perusahaan yang memproduksi APD yang sudah disertifikasi oleh Menteri Kesehatan RI.

Tito juga memberikan ruang kepada Pemerintah Daerah dapat melaksanakan pengadaan sendiri . ” Sekarang ini kita butuh kecepatan, ini hitungannya bukan lagi minggu atau bulan, ini hitungannya sudah hari bahkan jam. kasihan tenaga medis kita di garda terdepan sudah banyak korban.” Ujar Tito saat itu.

Lanjut Tito, sambil menunggu droping APD dari pusat yang terus kita dorong, silahkan pemerintah daerah melakukan pengadaan sendiri, data perusahaannya akan kami sampaikan, softcoppynya segera dikirim. termasuk ke dirjen Otda, Asosiasi Kepala Daerah,Asosiasi Sekda, Asosiasi wali kota bupati, ” Ini tolong dikirim, Bu Airin, Pak Azwar Anas, Gub ernur DKI.Sekda Sumsel, tolong datanya dibagikan kepada anggota asosiasi hingga cepat bisa terlaksana.

Lanjut Tito, ada juga daerah yang melaksanakan mandiri. Tolong yang melaksanakan mandiri membuat APD nya , terutama bahannya betul-betul berkualitas, bahannya jangan sampai tembus virus. Tadi saya dapat laporan bahannya tidak bagus bisa ditembus virus. ” ini tolong dikoordinasikan dengan kementerian kesehatan,atau dinas kesehatan, kira-kira bahan mana yang tidak tembus. ” Saran Tito.

Menanggapi hasil Vidcon tersebut, Bupati Luwu Timur, Muh.Thorig Husler, mengatakan, setidaknya sudah ada gambaran seperti apa langkah yang akan kita terapkan di Luwu Timur. Hal-hal yang sempat membuat kita ragu dalam hal pengadaan terkait penanganan covid-19 ini sudah mendapat kejelasan . ” Yah kita akan segera mengimplemtasikannya sesuai arahan yang sudah disampaikan pak Menteri, Ketua BPK,KPK, ” Tutup Husler.

( UjungpandangPos /***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment