Dua Hari, Bupati Wajo Terima Penghargaan Nasional

  • Whatsapp

Bupati Wajo kembali dapat penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) . Piala dan piagam APE diserahkan Sekretaris Deputi Bidang Kesetaraan Gender, Kementerian pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dewi Respatiningsih, di Jakarta, Jumat (24/9/2021). (Ist)

UPOS, Jakarta – Sehari setelah menerima penghargaan dari Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Kementerian Pertanian, Bupati Wajo Amran Mahmud kembali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Jumat (24/9/2021).

Penghargaan nasional yang diterima kali ini di Jakarta, yakni Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kategori Madya 2020.

Tercatat ada 10 kabupaten/kota di Sulsel yang berhak menerima penghargaan ini untuk kategori madya. Salah satunya adalah Kabupaten Wajo.

Puncak kegiatan penerimaan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, akan dilangsungkan pada tanggal 13 Oktober 2021 mendatang, secara daring.

Bupati Wajo, Amran Mahmud menerima langsung piala dan piagam APE yang diserahkan oleh Sekretaris Deputi Bidang Kesetaraan Gender, Kementerian pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dewi Respatiningsih.

Dalam penerimaan penghargaan tersebut, Amran Mahmud didampingi Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP2KBP3A), Ahmad Jahran.

Amran Mahmud menyampaikan terimakasih kepada semua OPD dan stakeholder terkait serta semua pihak yang telah bekerja keras dan bekerjasama, sehingga Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya bisa diraih tahun ini.

“Tentu ini merupakan suatu kebanggaan dan kesyukuran bagi kita karena bisa meraih penghargaan APE. Capaian ini tidak lepas dari kerja keras dan kerjasama semua stakeholder, utamanya OPD untuk terlibat pada pelaksanaan PUG di Wajo,” ucap Amran Mahmud, usai menerima penghargaan.

Ia menambahkan, penghargaan yang diraih ini adalah bentuk komitmen Pemkab Wajo dalam mendorong tercapainya keadilan dan kesetaraan Gender. Selain itu juga sebagai keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pengarusutamaan gender di Bumi Lamaddukkelleng.

“Mudah-mudahan penghargaan ini membawa pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas hidup perempuan, pemenuhan hak-hak perempuan, pemenuhan hak-hak anak sehingga anak tidak lagi mengalami kekerasan atau eksploitasi perlakuan yang salah lagi,” harapnya.

Sekadar diketahui, Anugerah Parahita Ekapraya adalah sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG).

Anugerah Parahita Ekapraya merupakan penghargaan terhadap prakarsa dan prestasi yang dicapai dan menunjukan kondisi kesejahteraan orang lain dalam kaitannya dengan pencapaian kesejahteraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Daerah. (*)

Pos terkait