Dua Asrama Mahasiswa Diserang dan Dibakar OTK Di Makassar

  • Whatsapp

Asrama IPMIL di Jalan Sungai Limboto Lrg. 37 No. 4 Kecamatan Makassar, Kota Makassar diserang sekelompok Orang Tidak di Kenal (OTK), Minggu (28/11/2021) dini hari. (Ist)

UPOS, Makassar – Dua asrama mahasiswa di kota Makassar, diserang dan dibakar oleh sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK), Minggu (28/11/2021) dini hari.

Seorang mahasiswa terluka di bagian leher akibat sabetan parang, pergelangan tangannya putus.

Adapun kedua asrama yang dibakar, yakni asrama Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) dan asrama Kesatuan Pelajar Mahasiwa Indonesia (KEMPI) Bone. Kedua asrama berdekatan, di Jalan Sungai Limboto, Makassar.

Kapolsek Makassar, Kompol Yusrizal Erdiawan Nazaruddin, mengatakan, kedua asrama mahasiswa ini dibakar OTK dalam satu malam dan juga dalam rentang waktu hanya beberapa jam saja.

“Iya benar telah terjadi penyerangan oleh OTK. Asrama IPMIL dibakar sekitar pukul 02.00 WITA dan Asrama KEPMI Bone, pukul 05.50 WITA. Kedua asrama ini berdekatan, hanya beda lorong (gang),” ungkap Kompol Yusrizal, kepada awak media, Minggu (28/11/2021).

Ditambahkannya, pelaku penyerangan dan pembakaran beraksi dengan menggunakan topeng. Mereka masuk ke asrama dengan membawa sejumlah senjata seperti anak panah busur, badik, parang, pistol rakitan, dan bom molotov. Sejumlah fasilitas asrama dirusak, hingga dilempari bom molotov.

“Ada mahasiswa di asrama IPMIL terluka. Ia mengalami luka tebas pada bagian leher dan tangan kiri bagian pergelangan putus. Sementara di Asrama KEPMI Bone, tak ada korban. Hanya fasilitas yang terbakar,” jelas Kapolsek.

Motif penyerangan ini belum diketahui. Diduga, karena adanya dendam di antara mahasiswa.

“Polri sementara melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motifnya,” terang Kapolsek Makassar, Kompol Yusrizal Erdiawan Nazaruddin.

Asrama IPMIL I yang terletak di Jalan Sungai Limboto Lrg. 37 No. 4 Kecamatan Makassar, Kota Makassar diserang sekelompok Orang Tidak di Kenal (OTK) berjumlah sekitar 14 orang.

Muhammad Abdullah Said (20), mengalami luka tebas pada bagian leher dan pergelangan tangan kiri putus, akibat tebasan senjata tajam di Asrama IPMIL Jalan Sungai Limboto Lrg. 37 No. 4 Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Minggu (28/11/2021) dini hari. (Ist)

Adapun Kronologis kejadian, menurut keterangan saksi, diantaranya Fery (22), Mahasiswa, menjelaskan bahwa saat itu Ia bersama temannya duduk di sofa teras asrama sambil bermain game, lalu datang sekelompok OTK dengan berjalan kaki dari arah poros Jalan Sungai Limboto yang semuanya menggunakan masker langsung melakukan penyerangan ke asrama dengan menggunakan busur, senjata rakitan (papporo) dan molotov.

Sedangkan Muhammad Fauzan (21), Mahasiswa, menjelaskan bahwa Ia sedang berada di dalam kamar dan melihat teman asramanya lari, selanjutnya Ia langsung bersembunyi dibelakang pintu kamar dan pelaku langsung melempar ke arah kamar dengan menggunakan molotov, sehingga terjadi kebakaran diarea kamar kedua.

Sekitar pukul 02.30 Wita, anggota Polsek Makassar yang di pimpin Iptu. Zubaedi tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP.

7 Unit mobil Pemadam Kebakaran Kota Makassar, tiba di TKP dan langsung melakukan pemadaman api, sekitar pukul 02.35 Wita.

Tim INAFIS Polrestabes Makassar, yang di Pimpin Bripka Rizal tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP, sekitar pukul 04.00 Wita.

Akibat dari kejadian tersebut, menimbulkan kerugian materil maupun korban luka, yakni kerugian materil 1 (satu) buah kasur hangus akibat lemparan Molotov; 1 (satu) unit lemari pakaian terbakar akibat lemparan Molotov.

Satu orang korban luka, Muhammad Abdullah Said (20), Mahasiswa, mengalami luka tebas pada bagian leher dan pergelangan tangan kiri putus, akibat tebasan senjata tajam.

Sedangkan barang bukti yang ditemukan di TKP adalah 1 buah busur dan pecahan botol molotov.

Diketahui, kejadian penyerangan Asrama Mahasiswa IPMIL, diduga ada kaitannya dengan kejadian penganiayaan yang terjadi pada malam sebelumnya di Kampus UIM Perintis Makassar, sehingga dimungkinkan masih adanya aksi balasan baik terhadap kelompok (Asrama) maupun individu. (*)

Pos terkait