Dicuekin Kadis Kesehatan Sulsel, Front Mahasiswa Anti Korupsi Akan Lapor ke Kejati dan BPK

0 Komentar

UPOS, Makassar- Unjuk rasa yang digelar oleh Front Mahasiswa Anti Korupsi (FMAK) di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, pada Senin (296/2020) tak mendapat respons baik.

Hingga unjuk rasa berakhir, mahasiswa tak bisa menemui pejabat Dinas Kesehatan Sulsel.

Para mahasiswa ini menyampaikan aspirasinya perihal penggunaan anggaran penanganan Covid-19 di Sulsel. Mereka meminta kepada dinas tersebut untuk mentransparansikan hal itu.

Namun, bak ‘cinta bertepuk sebelah tangan’, massa aksi tak bisa menemui Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari, hingga mereka membubarkan diri.

Makanya, mereka mengancam akan melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi dan Badan Pemeriksaan Keuangan.

“Kami akan membawa masalah ini ke kejaksaan Tinggi serta Badan Pemeriksa keuangan. Dan kami juga akan melakukan aksi yang lebih besar lagi sampai masalah ini diusut tuntas,” kata koordinator aksi, Bogin WJ.

“Kami makin curiga atas ketidakhadiran kepala dinas kesehatan. Ini menandakan bahwa betul-betul ada permainan dan konspirasi yang sedang dilakukan. Kami akan tuntaskan masalah ini,” tegas Bogin.

Dalam tunturan aksi, FMAK meminta kepada Dinas Kesehatan Sulsel agar dilakukan transparansi anggaran semasa pandemi Covid-19. Selain itu, massa aksi juga meminta agar biasa rapid test digratiskan buat masyarakat. (Ndy)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment