Waspada, Pasien ODP Makin bertambah Banyak Di Lutim

oleh

UPOS, Luwu Timur – Jumlah warga Luwu Timur yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP ) setiap hari trend nya terus meningkat. Saat ini jumlahnya sudah mencapai 58 orang. Padahal sehari sebelumnya hanya 49 Orang yang di duga terpapar virus corona.

Selanjutnya yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP ) tetap bertahan di angka 4 Orang.

Menurut Masdin, Kadis Komindo Luwu Timur, untuk kategori kasus ODP ini hampir terjadi di semua kecamatan di Luwu Timur. ” Kalau yang terbaca dalam data itu, sisa Kecamatan Tomuni Timur saja yang untuk sementara aman dari corona .” Ujar Masdin, Kamis (26/03/2020 ) .

Kecamatan yang paling banyak ODP nya adalah Kecamatan Towuti 17 Orang, Burau 14 Orang, Nuha 12 Orang. Selanjutnya Kecamatan Wotu 1 Orang, Tomuni 3 Orang, Mangkutana 1 Orang, Kalaena 1 Orang, Angkona 1 Orang, Malili 5 Orang, Wasuponda 3 Orang, Sedangkan Kecamatan Tomuni Timur masih Nihil.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP ) , 1 Orang berasal dari Warga Kecamatan Angkona, 1 Orang dari Kecamatan Nuha, dan Dua Orang dari Kecamatan Towuti.

Rosmini Pandin, Kepala Dinas Kesehatan Lutim yang juga masuk dalam Tim Gugus Tugas Covid -19. Mengatakan, 58 orang yang masuk dalam kategori ODP tersebut adalah mereka yang sudah menjalani pemeriksaan di Puskesmas dan RSUD Ilagaligo.

Yang harus menjadi perhatian semua pihak saat ini adalah ada 585 warga Lutim yang sudah masuk dalam ODP namun menjalani Isolasi Mandiri.

Mereka adalah warga Lutim yang mudik yang kini sudah tiba di Luwu Timur, memiliki riwayat perjalanan pernah berada di wilayah yang sudah terpapar positip corona di Indonesia.

Umunya mereka adalah mahasiswa kita yang kuliah diluar daerah sebahagian juga ada yang bekerja , dan ada pula yang baru tiba untuk mencari kerja di Lutim, termasuk warga yang menjalankan misi keagamaan.

” Ini yang sementara kita data dan cari tempat tinggalnya supaya gampang membuat pemetaannya, selanjutnya mereka dilarang dulu berinteraksi secara bebas di tengah masyarakat, harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. ” Ujar Rosmini Pandin.

Rosmini menghimbau agar warga Lutim yang berada di luar daerah jangan dulu mudik kekampung halaman selama musim corona ini. Termasuk jangan dulu melakukan Perjalanan lintas batas karena misi tertentu. ” Kita mohon pengertiannya tahan diri dululah untuk sementara waktu saja ” Tandas Rosmini Pandin.

Menyikapi meningkatnya Kasus ODP corona di Lutim, Ketua Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Luwu Timur Muh.Zabur Malam kemarin mengirim lagi 500 lembar lagi Alat Pelindung Diri ke RSUD Ilagaligo Wotu.

APD berupa baju tersebut harus tersedia di RSUD Ilagaligo untuk antisivasi jika terjadi kondisi terburuk di Luwu Timur.

” Malam kemarin kami sudah pasok lagi 500 Lembar APD berupa baju diterima langsung dr.Benny selaku Direktur RSUD Ilagaligo Wotu.” Ungkap Zabur.

Dari hasil pembicaraan dengan dr.Benny pihak RSUD llagaligo ternyata masih kekurangan masker, ini juga akan segera dikirim lagi.

Selain itu pihak RSUD Ilagaligo juga berencana menambah rosban di ruang isolasi untuk menyikapi jika terjadi meningkatnya pasein rujukan yang terindikasi corona di Lutim. ( UjungpandangPos/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *