Waspada Eskalasi Gempa Makin Meningkat Terus, Perkuat Ibadah

0 Komentar

UPOS, Luwu Timur – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Luwu Timur terus memantatu aktivitas Gempa Bumi yang kini terus meningkat mengguncang Kabupaten Luwu Timur . Dari Juli hingga 18 Agustus 2020 eskalasi gempa meningkat dari 21 kali menjadi 22 kali. Olehnya itu warga Kabupaten Luwu Timur harus meningkatkan kewaspadaan. Demikian kata Muh.Zabur kepala BPBD Lutim.

” Hari ini 18 Agustus 2020 sekitar pukul 06 : 31 Lutim kembali diguncang Gempa Bumi dengan skala 2,4 SR . ” Ujar Zabur. ketika dikonfirmasi . Selasa (18/08/2020 )

Meski masih dibawah 5 SR, gempa kali ini sudah tergolong gempa dangkal . Jika membandingkan dengan tahun lalu aktivitas gempa tahun ini sangat tinggi. Tahun lalu dari Januari sampai Desember 2019 hanya 42 kali kejadian. Sementara tahun ini dari Januari hingga Agustus 2020 sudah tercatat 45 kali kejadian . Peningkatan eskalasi gempa ini dirasakan dua bulan terakhir yakni Juli hingga 18 Agustus 2020 , itu sudah 22 Kali.

Gempa dangkal ini jika berkekuatan 5 SR itu diprediksi sudah menimbulkan kerusakan, olehnya itu warga harus meningkatkan kewaspadaan utamanya penduduk desa yang tinggal tepat dijalur gempa, atau di jalur Sesar Matano. Tingginya intensitas gempa ini akibat Sesar Matano yang sangat aktif.

” Mari kita memperbanyak doa kepada Allah, minta dijauhkan dari bencana, karena selain meningkatkan kewaspadaan cara terakhir adalah memohon pertolongan pada yang Maha Kuasa agar kita dijauhkan dari bencana gempa tersebut . ” Kata Zabur .

Zabur juga mengaku meski diguncang gempa kecil, BPBD Lutim sudah banyak mendapatkan laporan ada bangunan rumah warga yang retak kecil. Ini pun harus diwaspadai karena bangunan yang sudah retak itu pada dasarnya sudah rawan jika terjadi gempa besar.

Seperti sebelumnya kami selalu menghimbau kepada warga Luwu Timur, jika terjadi gempa besar cepat menyelamatkan diri ditempat terbuka, karena standart keselamatannya sudah begitu . Nanti jika sudah aman baru boleh kembali masuk kerumah itupun harus mengecek dulu kondisi bangunan rumah kita apakah aman atau rawan untuk ditempati . ( UjungpandangPos/*** )

Penulis : ***
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment