Viral Video Penambang Pasir Diusir Masyarakat, Ini Kata WALHI

0 Komentar

UPOS, Makassar- Belakangan beredar video di sosial media, masyarakat nelayan Kepulauan Sangkarrang menghadang kapal penyedot pasir di sekitar perairan Pulau Kodingare, perairan kota Makassar. Kejadian itu pada Minggu (28/6/2020) lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal penyedot tersebut merupakan kapal milik Royal Boskalis Westmins asal Belanda, yang tetap melakukan penambang pasir dan reklamasi.

Selain bentuk penolakan dengan menghadang menggunakan perahu kecil, para aliansi nelayan ini juga melakukan orasi di atas perahu jenis Katinting atau Jolloro. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap aktivitas penambang pasir.

“Ini adalah aksi gerakan masyarakat khususnya nelayan kepulauan Kodingareng dengan adanya penambang pasir yang dilakukan oleh PT Boskalis di wilayah tempat pencarian sumber kehidupan masyarakat Kodingareng,” kata salah satu nelayan melalui video yang beredar di sejumlah grup WhatsApp.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sulsel, Al Amin mengungkapkan, aksi yang dilakukan para nelayan itu merupakan bentuk protes gegara aktivitas mencari ikan teganggu dan bentuk melindungi perusakan perairan Makassar.

“Hasil tangkapan nelayan kia menurun karena adanya aktivitas penambang pasir,” ujar Al Amin, saat dikonfirmasi pada Jumat (3/7/2020). (*)

Penulis : Nurul Ismi
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment