Usai Telekonferens Dengan Pak Gub. Husler Minta Perbatasan Makin Diperketat

oleh

UPOS,Luwu Timur – Bupati Luwu Timur Muhammad Thorig Husler memerintahkan Tim Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Luwu Timur semakin memperketat penjagaan di sembilan pintu masuk ke Wilayah Lutimur.

Dua alasan pengetatan ini , yaitu Banyaknya warga Lutim yang berada di luar daerah yang pulang kampung dan zona merah corona bagi Provinsi Sulawesi Tenggara. Sementara Sulawesi Tenggara berbatasan langsung dengan Luwu Timur.

” Iya saya sudah perintahkan , kita ada 9 pintu orang untuk masuk ke Luwu Timur, Ini harus diperketat pengawasan, setiap yang masuk harus didata kemana tujuan mereka dan dilakukan pemeriksaan awal .” Ujar Husler usai melakukan Telekonferens dengan Gubernur Sulsel, Kamis (26/03/2020) di Rujab Bupati Lutim.

Husler melanjutkan, Luwu Timur tidak punya kewenangan untuk menghentikan arus mobil baik dari Makassar menuju Lutim demikan juga dari Sulawesi Tenggara ke Lutim.

Jadi cara kita untuk menagkal wabah corona ini dengan melakukan pengawasan yang ketat di semua pintu masuk.

Selain itu, Husler mengaku menghadapi corona ini persediaan APD untuk sementara ini masih cukup dan ini sudah didistribusikan dengan baik ke RSUD Ilagaligo maupun ke Puskesmas.

Kendati demikian, Husler berharap pihak swata memiliki rasa kepedulian untuk menyumbang APD, karena jika mencermati kondisi kita yang berada dijalur pelintasan daerah yang sudah terpapar corona ,maka Lutim kedepan sangat rawan.

Sama Seperti Gubernur Sulsel, Husler juga meminta warganya jangan dulu mudik kekampung halaman . Karena salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran corona adalah menahan diri untuk tidak mudik dulu.

” Meski ODP nya mengalami peningkatan , hingga saat ini belum ada warga Lutim yang positif corona, mari kita sama -sama berupaya dan berdoa agar seluruh warga Lutim ini tidak ada yang positif corona ” Ungkap Husler.

Husler juga mengapresiasi cara kerja Tim Gugus Tugas dan seluruh PKM di Lutim yang berhasil melacak warga Lutim yang baru tiba dari luar daerah lengkap dengan nama dan alamatnya sehingga berhasil mendapatkan angka 585 yang berstatus ODP dan menjalani isolasi mandiri .

Untuk memudahkan pendataan itu Husler meminta warga pendatang maupun warga Lutim yang sudah tiba dikampung halaman untuk secara sadar melaporkan dirinya ke Kantor desa atau kepuskesmas terdekat agar didata dan mendapat pengawasan dari tim medis.(UjungpandangPos/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *