Soal Pensiun di MotoGP 2020, Ini Kata Aleix Espargaro

0 Komentar

ANDORRA – Sang pembalap Tim Aprilia GresiniAleix Espargaro, mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan terhadap perjalanan karier profesionalnya. Ya, Espargaro mengaku hampir saja memutuskan pensiun dari dunia balap seusai kejuaraan dunia MotoGP musim 2020.

Sebagaimana diketahui, Espargaro sendiri saat ini memang masih berstatus sebagai salah satu pembalap yang berpartisipasi di MotoGP. Bahkan belum lama ini, Espargaro sudah menambah durasi kontraknya bersama Tim Aprilia hingga 2021.

Dalam menjalani kariernya sebagai pembalap profesional, Espargaro memang bisa dikatakan tidak begitu mentereng. Bahkan apabila dibandingkan dengan sang adik, yakni Pol Espargaro, prestasinya masih jauh di bawah.

Bagaimana tidak, dari 11 musim berkiprah di kelas MotoGP, prestasi terbaik Espargaro hanya finis di posisi ketujuh. Hal tersebut didapatkan Espargaro kala masih membela Tim Forward Yamaha pada MotoGP 2014.

Sementara dalam dua musim membela Tim Aprilia, Espargaro juga kurang bisa berprestasi. Faktor lemahnya motor menjadi salah satu alasan di balik ketidakmampuan pembalap berkebangsaan Spanyol itu tampil kompetitif.

Bahkan karena alasan tersebut, Espargaro mengaku hampir saja memilih untuk menyudahi karier balapnya di MotoGP 2020. Namun hal tersebut urung terjadi, lantaran Espargaro terkesan dengan proyek yang dijanjikan oleh Tim Aprilia.

Ya, Espargaro mengaku terkesan dengan proyek yang ditawarkan Tim Aprilia. Espargaro juga sempat mengira bahwa Tim Aprilia bakal berbicara banyak di MotoGP 2020, terutama kala mereka tampil begitu kuat dalam beberapa sesi uji coba pramusim.

“Saya berada di rumah bersama istri dan anak-anak saya selama karantina wilayah akibat Covid-19. Saya siap pensiun. Saya sangat bahagia di rumah bersama mereka,” ungkap Espargaro, sebagaimana dilaporkan oleh Marca, Sabtu (26/12/2020).

“Saya mempunyai banyak hal untuk dilakukan di Andorra. Jadi, jadi saya merasa sangat siap, dan telah putuskan bersama Laura bahwa jika pensiun, maka waktunya adalah 2020. Namun, usai uji coba pramusim, saya merasa sangat nyaman di atas motor,” lanjutnya.

“Kemudian, pada saat karantina, Aprilia menawarkan kontrak yang sangat baik. Akhirnya saya putuskan bertahan untuk membuktikan bahwa kami bisa meletakkan motor kami di depan,” tuntas pembalap berusia 31 tahun tersebut.

Penulis : *
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment