SK Pelepasan Kawasan Hutan Sudah Terbit, Ini Kata Wakil Bupati Lutim

oleh

UPOS, Luwu Timur – Kabar gembira bagi masyarakat Luwu Timur. Perjuangan untuk melepas kawasan Hutan Lindung yang selama ini menghambat Pembangunan dan mengungkung kehidupan masyarakat Lutim akhirnya sudah ada titik terang.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sudah menerbitkan SK Pelepasan Kawasan tersebut. SK ini diserahkan langsung kepada Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syan di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (19/8/2019)

Selain mendapat SK Pelepasan kawasan hutan, Wakil Bupati Lutim juga mengikuti Sosialisasi Peta Perubahan  Peruntukan Kawasan Hutan dan Penunjukan Bukan Kawasan Hutan menjadi Hutan Lindung.

“Alhamdulillah , yang lama dinanti -nantikan masyarakat Luwu Timur hari ini sudah menjadi kenyataan, Negara sudah menerbitkan SK Penurunan status Kawasan Hutan di sejumlah titik yang ada di Lutim itu artinya berdampak positif bagi Lutim ” Ungkap Irwan saat dikonfirmasi.

Menurut Irwan, hampir Dua Pertiga wilayah Lutim ini masuk dalam kawasan Hutan lindung, bahkan di beberapa titik daerah yang dinyatakan masuk dalam kawasan Hutan Lindung ini adalah perkampungan padat penduduk. Bahkan ada beberapa desa masuk dalan kawasan Hutan Lindung.

Dampak buruknya adalah Pemerintah Luwu Timur tidak bisa maksimal melakukan pembangunan, dan menghambat peningkatan kesejahteraan warga .

kini dengan adanya SK tersebut Pemerintah sudah bisa memaksimalkan program pembangunannya, dan warga sudah bisa memanfaatkan lahan hutan yang dilepas tersebut untuk kelangsungan hidup.

” Ini boleh dibilang Hadiah Hari Kemerdekaan RI  buat Rakyat Luwu Timur ” Pungkas irwan

Namun Irwan mengingatkan, Pelepasan kawasan Hutan ini bukan berarti warga seenaknya membabat hutan untuk menjadi tuan tanah. Pengaturannya tetap dari Pemerintah Lutim sesuai prosedur dan  aturan yang berlaku.

Kegiatan Penyerahan SK RPHJP 16 KPH dan RKTP ini di buka Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah,  dihadiri oleh Dirjen Planologi Kehutanan dan Lingkungan Hidup,Staf Ahli Hubungan Antar Lembaga Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dan sejumlah Kepala Daerah serta Perwakilan Dinas se Sulsel. (UjungpandangPos /***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *