Rehab Mako Polres Gowa Disoal, OPM Blokir Jalan Batas Kota Gowa-Makassar

oleh
oleh
puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM), menggelar aksi unjuk rasa di Jl Poros Sultan Hasanuddin, perbatasan Gowa-Makassar, Senin (02/04/2018) sore Kemarin.

UPOS, Gowa – Diduga tak transparan mengenai dana rehab Kantor Mapolres Gowa, puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM), menggelar aksi unjuk rasa di Jl Poros Sultan Hasanuddin, perbatasan Gowa-Makassar, Senin (02/04/2018) sore Kemarin.

Dalam aksinya, pengunjuk rasa berorasi secara bergantian dan juga membentangkan spanduk serta menyandera satu unit mobil truk untuk dijadikan sebagai mimbar orasinya sekaligus dijadikan blokir Jl Poros Sultan Hasanuddin, batas antara Gowa-Makassar, sehingga menyebabkan arus lalu lintas sempat terganggu.

Puluhan pengunjuk rasa ini, menuntut Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, untuk memberikan penjelasan pada proses pembangunan rehab dilingkungan Mapolres Gowa secara transparansi kepada seluruh masyarakat Gowa mengenai sumber anggaran dan jumlah anggaran.

Selain itu, pengunjuk rasa juga meminta pihak Polres Gowa dalam berlangsungnya pembangunan rehab dilingkungan Mapolres Gowa yang dikategorikan sebagai Cagar Budaya harus menjaga keasliannya dan mengantongi izin dari pihak yang berkompoten.

Aksi mahasiswa OPM mendapatkan penjaga ketat dari aparat kepolisian Polres Gowa, satuan shabara.

OPM berjanji akan melakukan aksi yang lebih besar, jika pihak Polres Gowa tak ada tanggapan ke publik melalui media terkait tuntutan mereka mengenai dari mana asal muasal anggaran dan nasib keberadaan situs Cagar Budaya dalam rehab kantor Polres Gowa. (Alfian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *