PT Vale Resmi Tutup Penerbangan Di Bandara Sorowako. Husler Ucapkan Terimakasih

oleh

UPOS, Luwu Timur – Tepat 6 April 2020, Manajemen PT Vale resmi menghentikan sementara  aktivitas Penerbangan dan Oprasional di Bandara Sorowako. Kebijakan menghentikan Penerbangan ini semata-mata untuk mendukung pemerintah dalam mencegah penyebaran  virus Covid-19 , Corona di PT Vale dan Kabupaten Luwu Timur. Demikian kata Nico Kanter CEO PT Vale, Senin (06/04/2020 ) .

Menurut Nico, Penutupan Bandara Khusus Sorowako ini dimulai 6 April 2020 sampai waktu yang belum dapat ditentukan.

“Manajemen PT Vale Indonesia Tbk memutuskan menghentikan sementara penerbangan pesawat komersial PT Vale – Indonesia Air Transport (IAT) dengan rute penerbangan Makassar-Sorowako dan sebaliknya, serta operasional Bandar Udara Sorowako kecuali untuk keperluan emergency dan pengangkutan logistik selama pandemi COVID-19 berlangsung,” terang Nico Kanter, CEO PT Vale.

Lanjut diterangkannya, Keputusan penghentian penerbangan komersial dan bandar udara ini dilakukan PT Vale sebagai wujud menjalankan protokol kesiapsiagaan menghadapi pandemi Covid -19 di internal perusahaan sekaligus menjalankan instruksi Pemerintah berupa physical distancing dan pembatasan lalu lintas orang.

Keputusan ini juga merupakan bentuk komitmen PT Vale terhadap kesehatan dan keselamatan penumpang beserta awak penerbangan yang merupakan prioritas Perusahaan dalam menjalankan operasional penerbangan.

” Untuk itu PT Vale menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini,” Tandas Nico.

Peran PT Vale dalam mencegah penularan virus Corona di Luwu Timur diakui Bupati Luwu Timur Muh.Thorig Husler sangat luar biasa. Ditengah Pandemi Corona ini, Vale memperlihatkan dirinya tidak semata-mata mengedepankan kepentingan bisnis. Namun lebih mengedepankan keselamatan pegawainya termasuk warga Luwu Timur yang bukan karyawan Vale.

Selama Pemerintah Daerah Luwu Timur bergerak melakukan Percepatan Penanganan virus corona, PT Vale duluan yang membantu Pemerintah Lutim mengirim APD dan Desinfektan. ” Itulah yang kami drop ke tim medis baik di RSUD Ilagaligo sampai ke Puskesmas sehingga tim medis tidak canggung saat menangani pasien baik yang masih ODP maupun PDP ” Ungkap Husler usai melakukan Rapat dengan PT Vale, Perwakilan Suku Dongi sore tadi di Rujab Bupati Lutim terkait Permasalahan suku dongi di lokasi Pabrik PT Vale.

Vale juga terlibat penuh membantu Pos Covid -19 di wilayah Nuha, yang kini tengah memperketat arus masuk warga dari luar ke Luwu Timur ‘ Saya Ucapkan terimakasih atas bantuannya.” Tandas Hsuler.

Lanjut Husler, Pemerintah Lutim masih butuh bantuan dari Vale, karena stok APD yang ada mulai menipis, diperkirakan hanya kuat untuk satu bulan saja. ” Kalau bisa lewat PT Vale, bisa mengarahkan mitra perusahaan yang selama ini kerjasama dengan Vale agar turut menyumbangkan APD . ( UjungpandangPos/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *