Musrembang Anak, Pelajar Minta Seragam Sekolah Gratis di Hapuskan

oleh

UPOS,Luwu Timur – Pelajar dari Kecamatan Wotu menyarankan Program Seragam Sekolah gratis yang selama ini di programkan pemerintahan Husler -Irwan di hapuskan.Program itu diganti saja dengan perbaikan fasilitas pendidikan termasuk mengadakan komputer dan Laptop.

Ini terungkap dalam Musrembang Anak yang dilaksanakan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Luwu Timur, Kamis (13/3/2019) dipusatkan di gedung Simpurusiang Malili.

Usulan penghapusan program seragam sekolah gratis ini disampaikan langsung di hadapan wakil Bupati Lutim Irwan Bachri Syam dan Kepala Dinas Pendidikan Lutim ,Labesse.

“Di hapus saja program Seragam Sekolah Gratisnya pak, anggarannya di pakai buat pengadaan Laptop di sekolah dan melengkapi fasilitas pendidikan yang lainnya ” Ujar Rahmat Pelajar SMA dari kecamatan Wotu

Selain itu , dalam Musrembang ini pula, para pelajar mengkritik program full day school, mereka anggap program ini memoersempit ruang siswa untuk berkreasi karena seharian berada disekolah.

Tak hanya itu, hasil Musrembang anak ini juga menyoroti lemahnya penanganan pemerintah dan aparat kepolisian dalam melakukan pencegahan penggunaan obat batuk komix dicampur teh gelas yang di jadikan pengganti Narkoba.

Masalahnya pengguna obat batuk komix yang over ini merambah kalangan anak yang berstatus pelajar SMP dan SMA.

Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengaku salut dengan pemikiran anak -anak yang mengikuti Musrembang Anak ini.

Tujuan lain pemerintah dari Musrembang ini adalah mengetahui apa permaslaahan yang dihadapi anak -anak di Lutim.

Dari kegiatan Musrembang ini pula pemerintah Lutim jadi paham apa yang di inginkan anak -anak di setiap kecamatan.Untuk itu Irwan meminta panitia musrembang ini membentuk lagi panitia kecil, tugasnya meramu dengan baik aspirasi anak ini selanjutnya di serahkan ke Bupati, DPRD Lutim dan Kepala Dinas untuk di masukkan dalam rencana pembangunan Lutim di 2020 nanti.

“Saya salut, dan ini harus kita apresiasi aspirasi yang dicetuskan dalam Musrembang anak ini, kita pilah mana yang baik akan dimasukkan dalam program┬ápembangunan tahun depan ” Ungkap Irwan

Sekarang Anak-anak ini trend disebut sebagai generasi milenial, ditahun politik kaum milenial ini menjadi incaran. Nah dengan demikian kalian yang masuk dalam basis milenial ini memiliki nilai tawar. ” Saya sangat yakin jika ini di kelola bukan mustahil aspirasi anak ini akan di akomodir dalam skala nasional. ” Tutup Irwan..(UjungpandangPos/***)