Masa Kegelapan Warga Desa Ujung Baru Lutim Berakhir, Ini Sebabnya

oleh

UPOS, Luwu Timur– Puluhan tahun hidup dalam kegelapan tanpa listrik, akhirnya warga Desa Ujung Baru, Kecamatan Burau dan Desa Rabte Mario, Kecamatan Tomuni,  Kab. Luwu Timur (Lutim) menikmati penerangan listrik. Seluruh rumah warga di tersebut kini sudah terpasang jaringan listrik PLN.

Peresmian penggunaan listrik desa ini dilakukan Bupati Luwu Timur, Thorig Husler di dampingi Manejer PLN UP 3 Palopo, Raditya Hari Nugraha dan disaksikan warga desa setempat, di Desa Ujung Baru, Selasa (16/10/2018).

Menurut Raditya Hari Nugraha, dari 315 pelanggan yang sudah mendaftarkan pemasangan jaringan listrik , yang sudah diterangi baru 126 pelanggan, selebihnya masih dalam tahap proses.

“Yang jelas kami berkomitmen akan menyentuh semua desa di Lutim agar tidak ada lagi desa yang tidak menikmati listrik PLN,  “ujar Raditya.

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler mengungkapkan rasa syukurnya warga Desa Ujung Baru sudah menikmati listrik PLN. Husler berharap dengan adanya jaringan listrik PLN masuk ke desa Ujung Baru membawa perubahan di tersebut. “Anak- anak bisa belajar dengan baik, bisa mengaji dan bisa menonton TV, “ujar Husler.

Setelah itu, Husler juga meminta PLN menuntaskan pemasangan jaringan listrik di empat desa, di seberang danau Matano dan Towuti, karena menurutnya warga disana juga belum menikmati listrik PLN.

“Coba ini pak Manejer PLN, masa pak Himawan katanya pemasangan jaringannya sudah ditender, kami minta itu bisa diselesaikan, agar warga di seberang danau juga menikmati listrik PLN, “kata Husler.

Saripuddin Warga Desa Ujung Baru mengatakan, sangat bersyukur adanya listrik PLN yang sudah masuk ke desa nya. Sudah puluhan tahun ia hanya mengandalkan lampu pelita untuk penerangan malam hari.

“Sekarang anak saya sudah bisa belajar dengan baik, dan saya akan beli TV agar kami juga bisa nonton TV, “kata Syaripuddin.

Dalam waktu bersamaan, warga Desa Ujung Baru juga menikmati air bersih. Proyek Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat juga sudah selesai memasang pipa air dan air juga sudah mengalir kerumah- rumah penduduk.

Jika selama ini warga setempat memikul air dari sungai untuk memasak, sekarang air tersebut sudah bisa dinikmati dengan memutar keran saja.(Ujungpandang Pos/Momo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *