Lies F Nurdin Sosialisasikan Bahaya Penggunaan Barang Plastik

oleh
Lies F Nurdin berkunjung dan mensosialisasikan bahaya peggunaan barang plastik di Kampus II BPSDM, Jalan Cendrawasih, Rabu (3/7).(Foto : Hms)

 

UPOS, Makassar– Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan, Lies F Nurdin berkunjung dan mensosialisasikan bahaya peggunaan barang plastik di Kampus II BPSDM, Jalan Cendrawasih, Rabu (3/7).

Di depan puluhan peserta yang mengikuti kegiatan Diklatpim dan Diksar, Lies F Nurdin membawakan materi tentang “Pengurangan dan Penanganan Sampah Plastik di Lingkungan Kerja.

Ditemui usai membawakan materi, Lies F Nurdin mengatakan bahwa penyakit kanker sangat berhubungan dengan plastik, sehingga kunjungan tersebut dalam rangka mensosialisasikan bagaimana mengurangi penggunaan plastik dari minuman botol atau gelas.

“Alhamdulillah hari ini kita diundang di BPSDM, di sini tempat calon-calon pegawai negeri kita dibina. Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan bisa mereka serap dan terapkan, apalagi di lingkungan kantor, biasakan membawa tumbler dan mengurangi pemakaian plastik, mudah-mudahan itu bisa dilaksanakan, ”kata Lies yang juga merupakan Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sulsel.

Mengenai strategi atau upaya yang dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik, Lies menjelaskan bahwa Yayasan Kanker Indonesia (YKI) saat ini giat mensosialisasikan hal tersebut salah satunya melalui menyebarkan pamflet.

“Sebenarnya tugas dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) itu untuk mensosialisasikan pencegahan dan deteksi dini kanker. Apalagi sudah keluar surat edaran dari pak Gubernur untuk pengurangan plastik di Lingkup Kantor Gubernur dan baru keluar dari Kementerian Pendidikan Tinggi untuk pengurangan penggunaan plastik bagi seluruh kampus di Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Lies mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi dalam menyukseskan program tersebut adalah lebih pada ketidaktahuan mengenai dampak penggunaan plastik.

“Itu karena mereka tidak tahu dampak terhadap lingkungan, terhadap organisme, kenapa kita harus pemakaian plastik, itu karena tidak tahu saja. Makanya tugas kitalah untuk mensosialisasikan,” terangnya Lies F Nurdin.

Tak lupa, Lies berharap agar dengan program yang sedang digalakkan tersebut dapat mengurangi penggunaan plastik di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.

“Mudah-mudahan dengan begitu bisa berkurang lah, karena malu kita Indonesia yang kedua terbesar di dunia dalam penggunaan plastik, ”tutupnya.(Ujungpandang Pos/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *