Lies F Nurdin Bangun PAUD Berkualitas

oleh

UPOS, Makassar– Lies F Nurdin selaku Bunda PAUD Sulsel, memberikan materi tentang anak mandiri dan bahaya plastik terhadap kesehatan dan lingkungan, pada Seminar Nasional dan Pelatihan Mengembangkan PAUD Holistik Integratif, di Gedung Baruga Karaeng Pattingalloang, Kamis (29/8).

Seminar yang dibuka oleh Nurdin Abdullah selaku Gubernur Sulsel ini diikuti lebih dari 300 guru PAUD, pengawas TK dan pendidik, serta mahasiswa di Sulsel. Para peserta sangat antusias menyimak paparan materi yang disampaikan Bunda PAUD Sulsel.

“Gizi merupakan hal pertama yang harus kita perhatikan saat ingin membentuk PAUD berkualitas. Di Jepang, sudah ada daftar makanan bergizi untuk anak-anak di sekolah. Kita harus rajin memberikan makanan-makanan sehat untuk buah hati kita, karena PAUD merupakan tingkat pendidikan pertama anak sebelum jenjang berikutnya di masa depan,” terang Lies.

Lies yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Sulsel menambahkan, gizi yang baik juga bisa membantu anak-anak terhindar dari ancaman stunting.

“Saya mohon ibu-ibu guru PAUD di sini, kalau ada orang tua muridnya yang datang sedang hamil, tolong disampaikan bahwa ada pesan dari Bunda PAUD Sulsel untuk memperhatikan gizi makanan yang dikonsumsi supaya menurunkan angka stunting,” imbaunya.

Selain itu, kesehatan, pendidikan serta pengasuhan juga menjadi hal-hal yang harus diperhatikan dalam pembentukan PAUD yang berkualitas.

Lebih lanjut, Lies mengatakan, anak-anak yang mandiri adalah anak-anak yang diberikan kesempatan untuk mengeksplor dirinya dengan bermain. Ini dikarenakan bermain pada anak-anak usia dini bisa merangsang saraf-saraf motorik yang dimilikinya.

“Anak mandiri itu suka bermain. Makanya saya sedih karena saat saya masuk ke lorong-lorong, saya merasa kasihan melihat anak-anak berlari tidak ada tempat bermain. Alhamdulillah, kita dapat bantuan sepuluh taman baca lorong dan taman bermainnya. Saat ini di Kota Makassar dahulu, karena penduduknya lebih banyak di sini,” jelas Lies.

Pada kesempatan ini, Lies juga menyampaikan rasa terima kasih yang sangat besar kepada PT. Askrindo (Persero) atas bantuan program bina lingkungan, serta taman bacaan dan APE, senilai seratus tujuh puluh tujuh seratus ribu rupiah.

“Askrindo mencoba konsisten untuk terus-menerus membantu program yang ada di PAUD. Karena pendidikan usia dini merupakan hal yang penting untuk membentuk karakter bangsa ke depan,” ungkap Firman Berahima, selaku Direktur Kepatuhan dan SDM PT. Askrindo (Persero).

Selain menyampaikan rasa terima kasihnya, Lies yang sudah menjabat sebagai Dosen Perikanan dan Kelautan Unhas lebih dari tiga puluh tahun juga kembali mengingatkan guru-guru PAUD untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Kalau bisa di sekolah-sekolah PAUD sudah tidak menggunakan lagi plastik botolan sekali pakai. Sampah-sampah yang ada juga kalau bisa dibuatkan tempat-tempat sampahnya sesuai kategorinya,” jelas Lies. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *