Ketika Husler Di Minta Oleh Sahabatnya Jangan Mengalah Terus

0 Komentar

UPOS, Luwu Timur – Sebelum Vidcon soal Zakat dan soal Shalat Idul Fitri, di mulai Selasa (19/05/2020 ) ada momen menarik yang terjadi di ruang kerja Bupati Luwu Timur, Yaitu Sejumlah Forkopimda meminta Husler Tegas Jangan Mengalah terus. Ini menjadi pembahasan pertama mengingat Forkopimda Luwu Timur akan mengeluarkan Maklumat terkait Shalat Idul Fitri.

” Pak Bupati setelah keluar Maklumat ini nanti, Saya minta Pak Bupati jangan mengalah, saya khawatir setelah keluar Maklumat ini Institusi kita akan dilecehkan lagi, seperti yang lalu dengan Viralnya Video yang tidak elok beberapa waktu lalu. Terus terang kalau bukan kita Pak Bupati kami sudah melangkah ke Proses Hukum. Karena ini menyangkut Isntitusi yang dilecehkan, Tolong kalau bisa tegas sedikit , jangan terlalu baik. ” Pinta Nur Khalik Kepala Kantor Kementerian Agama Luwu Timur.

Soal Video itu Pak Bupati, Saya dihubungi bukan hanya dari Pusat, Provinsi bahkan dari Papua juga mempertanyakan kepada saya kenapa di diamkan, Jika ini terulang lagi pak Bupati kami tidak bisa terima. Kata Nur Halik

Disaat bersamaan Ketua DPRD Amran Syam juga mengatakan, Pak Bupati tidak boleh begini terus , harus tegas, karena setiap hari diserang terus , Pak Bupati tenang dan sabar terus, Kami juga di DPRD juga merasa sangat dilecehkan soal Video itu. Jangan diulangi lagi untuk kedua kalinya setelah Maklumat ini nanti keluar, karena ada namanya batas kesabaran. ” Barusan juga saya menemukan ada orang sabar sekali ini mi orangnya sambil menoleh ke Husler . ” Tandas Amran Syam

Apa yang dirasakan oleh Nur Halik dan Amran Syam ini juga dirasakan oleh Pabung , Kepala Kejaksaan Negeri Malili dan Polres Luwu Timur. Mereka juga merasa harkat dan marwah institusi sudah sangat dilecehkan waktu video itu beredar luas . Mereka tidak sampai bertindak karena menghargai Bupati Luwu Timur, karena waktu itu Husler melarang untuk bertindak .

Lantas apa tanggapan Husler setelah mendengar keluh kesah para sahabatnya ini, ” Kalau cuma kata-kata yah begitulah saya, sedapat mungkin saya memakluminya, karena saya selalu menganggap mereka tidak tahu sedang keliru menilai kita. ” Kecuali sudah melintang pedang didepan mata saya disitulah saya akan bertindak diluar yang mereka bayangkan. ” Tegas Husler.

Husler juga berharap kepada warganya, hal serupa jangan lagi diulangi, karena kalau di ulangi itu bukan khilap. Itu suatu kesengajaan. Dan tidak bisa dibiarkan. Namun sayang pembicaraan yang diharapkan berlangsung lama ini harus dihentikan setelah melihat wajah pak Gubernur di layar Vidcon yang sudah siap untuk melaksanakan Vidcon. ( UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment