Katinting Race Dan Misi Penyelaman Warnai Hari Terakhir FDM

0 Komentar

UPOS,Luwu Timur – Festival Danau Matano yang mempertandingkan Katinting Race di Pantai Ide Sorowako berakhir sudah. Sekitar pukul 12.00 wita, Minggu (1/12/2019) pertandingan ini ditutup. seluruh panitia lomba Katinting Race ini pun sudah menarik diri dari danau Matano.

Lomba ini berlansung seru dan mampu menyedot perhatian penonton. Even ini diikuti 17 peserta.

Juara pertama berhasil direbut Flowing Spring 88 Jr, Juara kedua direbut Utono F 90, Juara ke Tiga Saluro 02 dan Juara Ke Empat di raih Saluro 03.

Kondisi danau yang tenang membuat para peserta bisa melakukan gas poll untuk menjadi yang tercepat .Setelah bersaing cukup ketat akhirnya Flowing Spring 88 JR berhasil masuk finis pertama dan keluar sebagai juara satu.

Pertandingan ini sempat disaksikan langsung Bupati Lutim,Muh.Thorig Husler. “Seru juga ya balapan di air ” Ujar Husler sambil tersenyum

Menurut Husler pertandingan ini sangat menghibur, warga yang datang benar -benar bisa menikmatinya.

Selain menyaksikan pertandingan, anggota keluarga yang datang bersama anak-anak menggunakan momen itu sambil mandi di Danau. Kebetulan air Danau Matano lagi surut sehingga ada tempat untuk mengajak anak -anak untuk mandi diair yang dangkal.

” Nuansa inilah yang menjadi kelebihan Danau Matano, jika dikemas dengan baik saya yakin Danau Matano ini akan menjadi tujuan wisata ” Ungkap Husler

Husler menambahkan FDM kali ini selain mengisi berbagai pertandingan , juga mendatangkan tim cagar budaya dari provinsi Sulsel.Bertepatan dengan pelaksanaan FDM tim Cagar Budaya ini juga melakukan penyelaman di sejumlah titik yang ada di Danau Matano.

” Mereka melakukan penelitian, seperti apa hasil temuan mereka saya masih menunggunya karena saat ini misi penyelamannya masih berlangsung. ” Tutup Husler (UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment