Karya Nyata Prof Andalan, Hadiah untuk Masyarakat di Hari Jadi Toraja

oleh

UPOS, Tana Toraja- Sejumlah karya nyata Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, menjadi hadiah untuk masyarakat di Hari Jadi Toraja ke 772 dan HUT ke 62 Kabupaten Tana Toraja. Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, mengucapkan terima kasih atas karya nyata tersebut, serta atas kehadiran Andi Sudirman pada acara peringatan Hari Jadi tersebut, Sabtu (31/8).

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menyampaikan permohonan maaf Gubernur Nurdin Abdullah, atas ketidakhadirannya di HUT Tana Toraja ke 62 dan Hari Jadi Toraja ke 772.

“Saya mewakili Pak Gubernur, Pak Prof Nurdin Abdullah, menyampaikan permohonan maaf beliau, dikarenakan ada hal mendesak yang tidak dapat beliau tinggalkan, sehingga tidak bisa hadir disini,” ucap Andi Sudirman.

Di hadapan masyarakat Toraja, Andi Sudirman menyampaikan, bahwa pemerintah adalah pelayan masyarakat. Karena itu, bersama Gubernur Nurdin Abdullah, ia akan mewujudkan social justice di Sulsel.

“Alhamdulillah di tahun pertama pemerintahan bersama Pak Prof Nurdin Abdullah, sudah memberikan kerja nyata untuk Toraja,” ujarnya.

Adapun karya nyata yang dimaksud, salah satunya di Toraja Utara, yakni pelebaran jalan di perbatasan Toraja Utara – Luwu, dari Tugu Tedong Bonga hingga ke Kecamatan Rantebua. Kemudian, jalan poros poros Rantepao – Sadan – Batusitanduk.

Adapula poros jalan Rantepao – Singki – Madandan Rantetayo, serta jalan Rantepao – Tikala – Baruppu.

Sedangkan di Tana Toraja, yakni ruas jalan poros Makale – Rantepao dan akses pariwisata Bandara Buntu Kuni.
Pemerintah provinsi juga memperhatikan daerah terpencil, yaitu Simbuang dan Mappak, dengan memperbaiki infrastruktur jalan sepanjang sebelas kilometer, yakni jalan poros Passobo’ – Matangli – Balepe’.

“Alhamdulillah, saya sudah berkunjung ke Simbuang dan InsyaAllah tahun 2020 akan dibangun jalan sepanjang 50 kilometer, dari Pasobo tembus Simbuang,” terang Andi Sudirman.

Di akhir sambutannya, Andi Sudirman berpesan agar masyarakat Toraja selalu menjaga perdamaian, persatuan dan kesatuan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan hoax, yang memicu disintegrasi. Dan mari berdoa agar saudara kita di Papua, bisa kembali berdamai karena kita adalah Indonesia,” tutup Andi Sudirman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *