Jumlah SKPD di Pemkot Palopo Disoroti, Dinilai Tidak Efisien

0 Komentar

UPOS, Palopo– Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Palopo, Cendrana Saputra Martani singgung soal perlunya efisiensi anggaran di Pemkot Palopo.

Kepada Ujungpandang Pos, Selasa (22/10/2019) pagi, Cendrana menyoroti soal jumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD yang dinilainya terlalu gemuk dan tidak efisien.

“Saat ini beberapa perangkat daerah yang ada di Palopo sudah tidak efektif keberadaannya, beberapa SKPD tersebut sebaiknya dilebur kembali ke perangkat daerah sebelumnya, selain itu dengan mengurangi jumlahnya akan membuat efisiensi anggaran, “ujar Cendrana.

Lebih jauh, Cendrana mengungkapkan bahwa jika tidak dilakukan perampingan jumlah SKPD maka secara otomatis berdampak pada anggaran belanja publik yang lebih besar.

“Dibandingkan pegawai, ditambah lagi serapan anggaran yang minim, sehingga perangkat daerah tidak bisa berbuat apa- apa, justru yang kita inginkan beberapa perangkat daerah ini mampu mendongkrak PAD dan membuat program yang bisa dirasakan masyarakat luas di Palopo, “tambahnya.

Selain itu, Cendrana menyebutkan sejumlah perangkat daerah yang sebaiknya dilebur, mengikuti perangkat daerah di tingkat provinsi.

“Keberadaan beberapa perangkat daerah seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Persandian dan Statistik bisa di lebur ke Dinas Kominfo, juga dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Perdagangan dan Industri sebaiknya di kembalikan menjadi satu sama halnya yang sebelumnya, “jelasnya.

“Alangkah baiknya keberadaan perangkat daerah di Palopo disesuaikan dengan keberadaan perangkat daerah yang ada di Pemprov Sulsel, yang mana satu perangkat daerah mengakomodir dua hingga tiga fungsi, itukan lebih bagus, daripada gemuk tidak terlihat juga kinerjanya, “tutup Cendrana.(Ujungpandang Pos/Zadly)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment