Jomlokers Jangan Khawatir Ini Tip Menemukan Pasangan Tepat

oleh
oleh
Ket: Ilustrasi (foto Int.)

Menemukan partner atau pasangan hidup yang tepat untuk para jomloker bukanlah sekedar mencari pendamping saat liburan musim panas saja, ini berarti menemukan seseorang untuk menemani dan saling mencintai selama seluruh hidup anda.

Memilih orang ini adalah urusan yang penting, dan membutuhkan banyak pemikiran, tanggung jawab, dan kejujuran. Namun setelah anda menemukannya, semua kerja keras anda akan terbayarkan dan anda akan menemukan kebahagiaan seumur hidup.

Jika anda ingin tahu bagaimana cara menemukan pendamping hidupmu yang tepat, ikuti langkah di bawah ini.

1. Cintai diri anda sendiri

Serius, cintai diri anda sendiri sebelum anda menemukan orang yang anda mau untuk menghabiskan sisa hidup anda adalah cara termudah untuk berkomitmen dengan diri anda sendiri pada orang tersebut dengan alasan yang benar. Anda tidak perlu 100% puas dengan diri anda, tapi jika anda tidak bahagia dengan diri anda, anda berada dalam resiko untuk bersama dengan seseorang hanya karena dia membuat anda merasa menjadi lebih baik.

Memang, orang yang anda nikahi seharusnya melengkapi anda, membuat anda menjadi orang seutuhnya, tapi anda seharusnya sudah mencintai diri anda sendiri anda merasa terberkati karena orang itu akan membuat anda menjadi lebih baik lagi!

Anda harus gembira dengan siapa anda, apa yang anda lakukan, bagaimana anda terlihat – ini tidak hanya akan membuat lebih mudah untuk menarik perhatian orang dengan kepercayaan diri anda, tapi juga akan membuat anda mencari orang yang sama hebatnya dengan anda yang akan membuat hidup anda lebih baik, bukan orang yang hanya akan mengisi jarak di hidup anda yang belum memuaskan.

2. Menjadi bahagia sendiri (secara masuk akal).

Hadapi itu, menjadi sendiri ketika orang lain kencan atau menikah memang tidak bisa dibilang menyenangkan. Anda mungkin ingin mencintai lebih dari apapun, dan ini natural untuk merasa sedih. Tapi bagian dari mencintai diri sendiri adalah gembira menghabiskan waktu sendiri, dan mencari cara untuk tetap bersemangat dengan hidup tanpa pasangan. Ini akan membuat anda merasa menjadi lebih baik saat pasangan itu datang ke anda!

Jika anda sedih sendiri, anda tentu akan mudah terbawa dengan orang pertama yang menghampiri anda dan memberi anda sesuatu untuk dilakukan. Jangan salah kira pertemanan sebagai cinta.

3. Cari pengalaman.

Jika anda menemukan cinta pertama ketika anda 16 tahun, anda langka. Namun, kebanyakan orang tidak menikahi pacar pertama, kedua, bahkan kelimanya. Mengencani lebih banyak orang akan membuat anda mengerti banyak jalan kalau hubungan dapat berjalan, dan membuat anda melihat banyak bentuk dan perubahan yang bisa dimiliki dalam sebuah hubungan.

Meski anda tidak harus “bermain-main” dengan orang yang anda cintai, tapi jika anda hanya sekedar gembira untuk mengencani dia seorang tanpa pernah berkencan dengan orang lain, lebih baik untuk melihat apa yang anda diluar sebelum berhenti di situ.

Berkencan dengan banyak orang akan membantu anda belajar berkompromi, dan membuat anda lebih yakin apa yang anda rasakan untuk pasangan masa depan anda itu benar spesial.

Mendapat pengalaman seksual juga tidak akan melukai orang lain. Jika anda punya beberapa partner sebelum menemunkan orang spesial anda, anda akan lebih yakin dengan hubungan yang anda bangun dengannya benar-benar spesial.

Jika anda akhirnya berkomitmen dengan orang pertama yang bersama dengan anda tanpa benar-benar bahagia, anda akan menghabiskan hidup anda membayangkan apa yang ada di luar sana.

4. Jangan diam.

Tidak diam terhubung dengan mencintai diri sendiri, suka menjadi sendiri, dan memiliki beberapa pengalaman. Banyak orang sudah menetap karena mereka menemukan orang yang membuat mereka lebih tidak kesepian, walau itu bukan yang benar. Alasan lain adalah karena mereka sudah bersama selama beberapa tahun dan seharusnya mereka sudah menikah seperti teman-temannya.

Anda harus menikah karena inilah yang anda mau, bukan yang orang lain inginkan, atau keluarga anda inginkan atau karena anda terlalu takut untuk berpisah. (Sumber:id.m.wikihow.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *