Jelang Tahun Baru 2020 Beacukai Malili Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal

0 Komentar

UPOS, Luwu Timur – Jelang akhir tahun 2019. Beacukai Malili memusnahkan ratusan ribu batang rokok ilegal dan minuman beralkohol. Pemusnahan ini dilakukan bersama Bupati Luwu Timur, Muh.Thorig Husler, Ketua Pengadilan Negeri Malili Khairul, Rabu $18/12/2019) di halaman kantor Beacukai setempat.

Menurut Kepala KPPBC tipe Madya Pabean C Malili. Mokhamad Slamet Iman Santosa sebanyak Lima Ratus Ribu batang rokok ilegal yang dimusnahkan dan Empat Ratus botol minuman beralkohol.

Barang -barang ilegal ini disita pihak Beacukai karena beredar di pasaran tanpa cukai pajak. Bahkan ada yang palsu.

” Nilai yang kita musnahkan hari ini sudah kami hitung sebanyak 1 Miliar lebih ” Ujar Slamet Iman Santosa

Selanjutnya akibat peredaran rokok dan miras ilegal ini negara di rugikan sekitar 700 juta Rupiah.

Barang bukti ini harus dimusnahkan agar tidak disalah gunakan dan publik bisa tahu kalau Beacukai tetap tegas menindak segala bentuk barang ilegal yang beredar di masyarakat

Barang bukti ini disita setelah aparat Beacukai melakukan pengawasan di wilayah Luwu Raya dan Tana Roraja. ” Dalam kasus ini satu orang sudah kita periksa dan diadili di Pengadilan dan sudah pula di vonis satu tahun , saya lupa namanya TKP nya di Tana Toraja ” Ungkap Slamet

Proses hukum ini harus dilakukan untuk menimbulkan efek jera agar para pelaku bisnis ilegal ini kembali melakoni bisnis yang syah sehingga tidak merugikan negara.

Bupati Luwu Timur, Muh.Thorig Husler dalam kesempatan tersebut menyambut baik penangkapan dan pemusnahan barang ilegal yang dilakukan pihak Beacukai Malili.

Husler mengakui beredarnya barang -barang ilegal ini merugikan pemerintah Luwu Timur.

Sebab Luwu Timur sendiri mendapat pajak bagi hasil dari cukai tembakau ini setiap tahun 3 Miliar. ” Jika barang ilegal ini beredar maka kontribusinya buat daerah tidak ada ” Tandas Husler

Husler berharap pengawasan barang ilegal oleh pihak Beacukai ini ditingkatkan, kalau bisa peredaran Narkoba juga di awasi. Karena tidak menutup kemungkinan pengiriman narkoba masuk ke Lutim ini ada yang lewat laut setelah pengawasan lewat jalur darat di perketat

.

” Yang jelas saya apresiasi pemusnahan ini semoga dengan banyaknya tangkapan ini membuat warga kapok untuk berbisnis secara ilegal. (UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment