Jauh Beda Ketika Orang Bijak Membuat Penilaian Tentang Penanganan Covid di Lutim

0 Komentar

UPOS, Luwu Timur – Kunjungan Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Andi Hatta Marakarma ke Posko Induk Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Luwu Timur , Rabu Lalu sepertinya merontokkan klaim sejumlah pihak yang menganggap Kerja-kerja Tim Gugus Tugas Pemkab Lutim tidak berhasil. Andi Hatta malah mengakui kerja Tim Gugus Tugas Luwu Timur sudah maksimal dan jauh lebih baik dari pada daerah lain.

Pengakuan ini keluar setelah ia melihat sendiri model penanganan Covid-19 di Luwu Timur yang terlihat aktif mencari warga Reaktif Covid lewat Rapid Tes Massal. Sehingga hasilnya saat ini terus bertambah menjadi 89 orang warga Lutim yang dinyatakan Positif Covid.

Awalnya Andi Hatta penasaran kenapa pergerakan jumlah warga yang terpapar Corona di Lutim sangat cepat , sehingga ia mendatangi Posko Covid untuk mengetahui lebih dalam dan detail langkah penanganan yang dilakukan Tim Gugus Tugas Lutim.

Oleh Tim Gugus Tugas dalam hal ini Muh.Zabur langkah pertama yang di jelaskan adalah data kekuatan persediaan APD, Kemudian Jumlah Pasien yang sudah terpapar mulai dari yang Positif, PDP, ODP sampai OTG dan yang sudah sembuh. Setelah Statusnya naik dari Siaga ke Tanggap Darurat Covid, langkah yang diterapkan juga naik selangkah yakni melakukan Rapid Tes Massal.

Rapid Tes Massal ini tidak dilakukan secara serampangan, namun mengikut petunjuk dari pasien yang sudah dinyatakan positif. Disitulah kami kata Zabur nembuat skema jaringan untuk mentracing orang-orang yang pernah kontak dengan pasien yang sudah dinyatakan positif tersebut. Hasilnya banyak yang negatif dan ada yang positif.

” Inilah yang terus kami lakukan , kami mencari tidak menunggu orang terkapar baru mau ditangani, hasilnya Pasien Positif terus bertambah , segelintir orang di Lutim menganggap ini tidak berhasil karena populasi angka positif bertambah. maunya mereka semakin dicari semakin berkurang, disitu kita beda, kalau hanya sekedar untuk mengurangi angka Positif gampang, hentikan Rapid Tes, maka saya yakin berkurang terus mi itu yang positif ” Terang Zabur.

Ukuran keberhasilan kami dalam menangani Covid -19 ini bukan pada sedikit banyaknya kasus yang terpapar Covid -19 tapi seperti apa kita menyelamatkan warga sehingga tidak ada yang meninggal dunia akibat Corona.

Mendengar penjelasan tersebut, Andi Hatta mengaggap langkah proaktif melakukan Rapid Test terhadap Ribuan warga sangat tepat dan patut diapresiasi . Adanya angka yang ditemukan dan di Umumkan di masyarakat itu bentuk transparansi hasil kerja yang diperlihatkan Tim Gugus.

Andi Hatta menerangkan

Kehadirannya di Luwu Timur memantau situasi penyebaran Covid-19 dan juga sekaligus sedapatnya mensingkronkan langkah strategis antara Pemprov Sulsel dan Pemda Lutim guna menangani penyebaran Covid-19.

” Capaian hasil dari maksimalnya penanganan TGTPP disini yang akan kita singkronkan dengan Pemprov Sulsel, sehingga kita dapat melakukan kebijakan strategis dalam upaya mengatasi pandemi ini,” tuturnya Andi Hatta.

Menurut Andi Hatta, dalam memerangi pandemi Covid ini mestinya harus dilakukan secara bersama – sama . Memang tahun ini adalah tahun politik,biasanya segala macam cara digunakan untuk mempengaruhi opini. Jadi kesampingkan dulu persoalan Politik itu, mari jaga lisan kita, kalau ada yang tidak puas sampaikan dengan baik. Tidak perlu menghujat, Apalagi saat ini bulan Puasa. Saling menghargai saja. ( UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment