Istri Bupati Sentil BLH Luwu, Ini Penyebabnya

0 Komentar

UPOS, Luwu– Guna mencapai target mendapatkan status kabupaten sehat (KS), maka akan dimulai melakukan pemasangan stiker KS pada tiap kantor dan gedung yang ada di pemerintahan Kabupaten Luwu.

Ini sebagai langkah pertama sosialisasi kabupaten sehat. “Kita mau raih penghrgaan paling tinggi itu adalah target, kenapa kita targetkan begitu karena mengejar ketertinggalan kita, baru-baru ini di Jakarta hanya Luwu yang tidak dapatan penghargaan tersebut ini malu kita semua, ”ungkap Ketua Forum KS Kab. Luwu, Hayarna, baru- baru ini.

Hayarna menjelaskan salah satu sebab Luwu dua kali tinggal kelas ibarat sekolah, karena menurutnya pihak terkait kurang kepedulian tentang kebersihan.

”Kita lihat saja kalau kita dari arah Makassar, saat kita akan meninggalkan Kabupaten Wajo itu ibarat kakinya, sementara Kabupaten Luwu adalah kepalanya, nah kita tidak bisa membedakan antara kaki dan kepala, ”ungkapnya.

Dalam hal ini, ia mengkritisi kerja Badan Lingkungan Hidup (BLH) Luwu yang harusnya peduli dengan kondisi seperti itu. Ia menyoroti agar BLH tidak hanya fokus dalam kota saja, tapi lokasi tertentu yang bisa menjatuhkan penilaian untuk mendapatkan status KS harus menjadi perhatian.

Sebelumnya, Bupati Luwu Basmin Mattayang mengungkapkan rasa malunya, karena saat Sekda ia utus mewakilinya ke Jakarta, dari sekian kabupaten di Susel yang hadir hanya Kabupaten Luwu yang tidak mendapatkan penghargaan KS.

”Tentu penilaian KS ini dilakukan sebelum saya kepala daerah, tapi ini ‘siri’ kita semua, ”ungkapnya.(Ujungpandang Pos/Echa)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment