Ikut Pencarian, Wabup Irwan Sarankan Buka Pintu Air Dam Balambano

oleh

UPOS, Luwu Timur – Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam terjun langsung melakukan pencarian Balita , Alfauzi (4) yang tenggelam di Sungai Balambano, di hari kedua Selasa(2/7/2019)

Irwan bersama unsur TNI, Polri,Camat Wasuponda dan sejumlah Relawan menaiki Sped Boad milik PT Vale menyisir dari Hilir ke Hulu sungai Balambano.

Dalam penyisiran tersebut wakil Bupati Lutim ini melihat langsung upaya pihak keluarga yang terus mencari korban menggunakan rakit dan ban mobil. Penyisiran wakil Bupati ini sampai di titik TKP pertama tempat korban jatuh.

Di titik TKP tersebut Irwan meminta spead boad merapat ke pinggir sungai karena Irwan ingin berdialog bersama anggota keluarga korban yang ada di seputar TKP.

Setelah Spead Boad berhenti dipinggir sungai Irwan turun menemui Pak Suri nenek dari korban.

“Begini pak, pencarian hari kedua ini ditingkatkan, Basarnas sudah menambah perahu karet lagi semua sudah bergerak tapi hasil masih nihil. Jika boleh kami pemerintah ingin menawarkan solusi bagaimana kita minta PT Vale membuka pintu airnya, Harapan kita korban yang di duga tersangkut di kayu bisa lepas, dan di muara sana dekat Dam Karebbe kita pasang jaring. Kebetulan disana sudah ada jaring PT Vale ” Urai Irwan

Suri nenek korban yang mendengar usulan dari pemerintah Lutim , ini sepakat. Tapi dia minta waktu sore baru bisa PT Vale membuka pintu airnya.

” Minta Maaf pak wakil, saya tidak keberatan tapi bisakah sore nanti baru di buka pintu airnya. Karena saat ini kami meyakini pencarian dibawah panduan Supranatural ” Ungkap Suri

Mendengar hal itu, wakil Bupati Maklum, ia mempersilahkan ikhtiar pihak keluarga, yang jelas sudah ada kesepakatan sore baru kita minta PT Vale membuka pintu air Dam Balambano sehingga tekanan arus meningkat bisa menghanyutkan korban yang di duga tersangkut di kayu di dalam sungai.

Irwan juga meminta kepada relawan yang melakukan pencarian untuk mengutamakan keselamatan karena pencarian di hari kedua ini tim pencari sudah menemukan buaya yang menampakkan dirinya. Selain itu logistik relawan juga harus diperhatikan jangan sampai relawannya loyo karena tidak ada ransum makanan.

Selain itu, pengakuan dari Kades Balambano Khairulah , sekitar pukul 5 Pagi tadi saat membantu pencarian perahunya diangkat sesuatu yang di duga Buaya. Sehingga menghentikan pencarian dan naik kedarat.

“Saya pikir perahu menabrak kayu ternyata nenek tepat dibawah perahu kita , Nenek adalah istilah warga setempat menyebut Buaya. (UjungpandangPos/***)