DPMD Gelar Pelatihan Untuk Kepala Desa

0 Komentar

UPOS, Makassar — Sejumlah Kepala Desa (Kades) dari wilayah Kabupaten Luwu, menimba ilmu tentang pemerintahan dan pengelolaan keuangan di Kota Makassar, selama tiga hari.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pusat Studi dan Informasi Pemerintah Daerah (PUSDIPDA) di hotel Aerotel Smile, Jalan Muhtar Lutfhi Makassar.

Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang saat membuka acara tersebut mengingatkan banyak hal kepada para kepala desa tentang pelaksanaan pemerintahan dan pengelolaan keuangan dana desa serta Alokasi Dana Desa (ADD).

Bupati Luwu dua periode ini menekankan agar para kepala desa benar-benar memahami peraturan tentang pemerintahan dan penggunaan dana desa.

“Kepala desa jangan malu bertanya untuk belajar. Utamanya kepala desa yang baru, harus paham soal administrasi pemerintahan beserta pengelolaan keuangan desa,” ujarnya.

Basmin memerintahkan agar kepala desa rajin membaca aturan atau berkoordinasi dengan BPMD sebagai instansi pemerintah yang memahami tentang urusan pedesaan..

Selain itu, Basmin Mattayang, juga mengingatkan para kepala desa agar memiliki kualitas pikir, kompetensi, kapabiliti. “Kalau tidak paham, harus belajar, jangan malu bertanya,” ujarnya.

Peningkatan mutus dan kualitas diri para kepala desa di Luwu juga ditekankan oleh Bupati Luwu. Ini agar para kepala desa mempu membangun Kabupaten Luwu dan Indonesia secara umum dari tingkat pemerintahan di desa.

Selanjutnya, Basmin Mattayang, mengingatkan tentang kantibmas di pedesaan. Dimana dirinya mewajibkan para kepala desa mampu membuat situasi aman di daerah masing-masing. Menyapa masyarakat dengan baik, menyatukan masyarakat yang berselisih.

“Tugas utama kita mempersatukan masyarakat, menjaga ukhuwah. Kalau masyarakat yang kita pimpin tidak bersatu maka yakin saudara akan susan melaksanakan tugas dan tata kelolah pemerintahan tidak akan beres,” ujarnya.

“Beda pilihan boleh tapi bertikai tidak boleh. Jangan ada kades terpilih tidak merangkul lawan yang kalah. Ingat, teman yang paling utama kita adalah kawan kita yang kalah di Pilkades,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Luwu, mengingatkan akan sejumlah programnya. Termasuk keinginannya untuk mewajibkan penggunaan sarung bagi kepala desa dan aparatnya di hari jumat pada jam kerja. (advetorial)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment