Dorong Kemajuan UKM, Pemkab Lutim Gelar Pelatihan

oleh

UPOS, Luwu Timur– Sekitar lima puluh orang pelaku usaha kecil menengah di Kabupaten Luwu Timur, Sulsel dilatih untuk meningkatkan Usahanya.

Pelatihan kali ini diinisiasi Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Luwu Timur dan bertujuan agar usaha Kecil menengah di Lutim bisa berkembang. Pelatihan tersebut digelar Hotel Ilagaligo Malili, Kab. Luwu Timur, Rabu (12/9/2018).

Acara ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Luwu Timur, Budiman. Menurut Budiman pelaku UKM di Lutim hingga saat ini masih terkendala pemasaran dan legalitas produk.

Olehnya itu pelatihan ini penting agar geliat kewira usahaan di Lutim meningkat sehingga masyarakat bisa membuka usaha sendiri dan meningkatkan pendapatan keluarga.

“Lewat pelatihan ini bisa lahir pelaku usaha yang kreatif dan melahirkan inovasi baru dalam mengembangkan usahanya, “ujar Budiman.

Budiman menggambarkan, semasa kecil ia tidak pernah membayangkan air putih itu dijual di toko-toko. Dulu kalau kita haus cukup mengetok pintu rumah warga dan meminta air, terus dikasi air putih pakai cerek.

“Sekarang air putih itu sudah dikemas dalam berbagai bentuk, ada kemasan gelas, botol. Bahkan galon dan hampir semua toko di Lutim ini menjual air putih, itu yang kini disebut air mineral, “ujarnya.

Lanjut menurutnya, ini adalah gambaran nyata, dimana inovasi dan kreativitas itu membawa keuntungan secara ekonomis. Begitu juga dengan pelaku usaha di Lutim bisa melahirkan kreativitas produk sehingga bisa bersaing di pasaran.

Berbicara potensi daerah Luwu Timur sangat kaya potensi tersebut. Mulai dari hasil pertanian dan kebun, sampai perikanan bahkan sampai pertambangan.

“Ini belum maksimal dikelola sehingga wajar saja banyak produk luar membanjiri pasaran Luwu Timur. Bagaimana caranya kita melawan dominasi produk luar, yang utama dilakukan adalah kualitas sumber daya manusia, “tambahnya.

Diyakininya juga bahwa hanya manusia yang kreatif yang bisa mengembangkan usahanya dan membendung produk luar masuk ke Lutim. Lantas apa peran pemerintah untuk hal ini. Budiman menjelaskan salah satu upaya pemerintah dalam memajukan usaha mikro kecil dan menengah adalah melakukan pelatihan. Sehingga lahir pelaku usaha yang trampil dan mandiri.

Selain itu pemerintah juga sudah menyediakan regulasi sehingga memudahkan pelaku usaha ini dalam hal legalitas produknya.

“Saya harap kepada pelaku usaha yang mengikuti pelatihan ini serius mengikuti pelatihannya sehingga mampu mengembangkan usahanya di masyarakat, “tutup Budiman.(Ujungpandang Pos/Momo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *