Di Torut, Balai Jasa Kontruksi Makassar Adakan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Kontruksi

0 Komentar

UPOS, Toraja Utara– Seratus peserta tenaga tukang mengikuti uji sertifikasi tenaga kerja kontruksi yang diadakan Balai Jasa Kontruksi Wilayah 6 Makassar kerjasama Pemkab Toraja Utara yang digelar di Aulah Kantor Gabungan Dinas Marante, Toraja Utara, Rabu ( 21/10).

Para peserta yang ikut uji dertifikasi sesuai jabatan kerja telah mendapatkan materi dan praktek kerja kontruksi baja ringan di lapangan yang dibawakan dari Cahaya Benteng Mas.

Pungsional Balai Jasa Kontruksi Wilayah 6 Makassar Dirjen Bina Kontruksi Kementerian PUPR, Andi Sirajudin saat ditemui diselah selah kegiatan mengatakan dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini diharapkan para tenaga kerja kontruksi benar benar kompeten dibidangnya, sehingga outputnya mendapatkan sertifikat terampil (SKT).

UU Nomor 2 Tahun 2017 dimana sudah diharuskan para pakar kontruksi bersertifikat dan dalam pasal 70 Ayat 1 bertuliskan setiap penguna, penyedia harus mengunakan perangkap pekerjanya yang bersertifikat.

“Mereka yang ikut mendapatkan materi dan praktek di lapangan yang dibawakan oleh salah satu produsen baja ringan, “ujarnya.

Sekretaris Daerah Toraja Utara, Rede Roni Bare sangat mengapresiasi kali kedua diadakan kegiatan uji sertifikasi tenaga kerja Kontruksi yang dilaksanakan Balai Kontruksi Wilayah 6 Makassar bekerjasama dengan Pemkab Toraja Utara.

Pihaknya juga terus berupaya kedepan akan memperbanyak lagi peserta untuk mengikuti kegiatan uji sertifikasi tenaga kerja Kontruksi di daerah ini.

“Pemerintah kita baik di pusat maupun provinsi sangat peduli pada tenaga kerja yang ada di lapangan seperti status tenaga tukang maupun mandor. Kegiatan ini dimaksudkan sehingga para pekerja menengah yang berstatus tukang atau mandor mendapatkan pengukuhan sebagai tenaga yang berkompeten pada bidang Kontruksi, “kata Rede Roni Bare.

Sementara itu, untuk membuktikan mereka berkompeten atau ahli dibidangnya harus diuji kompetenya untuk mendapatkan kelulusan keahlian, serta berhak mendapatkan pendapatan sesuai UMR yang ada di Sulsel.

Dengan memiliki sertifikasi nilai kreatif dan keterampilan, serta percaya diri makin meningkat dengan harapan mutu pekerjaan bagus karna pekerja tersebut telah diberikan bekal bagaimana bekerja yang benar.

Penulis : *
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment