CEO Bayern: Madrid Tidak Lakukan Pendekatan Ke Lewandowski

oleh
oleh
Robert Lewandowski.(foto Int.)

MUNICH – Kabar rencana perombakan besar-besaran dalam tubuh skuad Real Madrid, pada bursa transfer musim panas 2018. Dimana posisi paling utama yang bakal dirombak Madrid adalah barisan penyerang mereka, yang membuat nama striker Bayern Munchen, Robert Lewandowski pun disebut-sebut menjadi salah satu buruan utama mereka.

Meski saat ini usia Lewandowski sudah menginjak 29 tahun, namun ketajaman striker asal Polandia itu masih belum sirna. Terbukti, di musim kompetisi 2017-2018, Lewandowski melesakkan 29 gol bagi Bayern di Liga Jerman dan menjadikannya sebagai top skor di liga tersebut. Lewandowski dinilai sebagai seorang striker yang klinis, di mana hal itu dibutuhkan oleh Madrid saat ini.

Kendati demikian, kabar ketertarikan Madrid tersebut nyatanya dibantah oleh CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge. Pria berkebangsaan Jerman itu menerangkan bahwa ia telah dua kali melakukan pertemuan dengan bos Madrid, dan dalam kedua pertemuan tersebut tak ada yang menyinggung soal transfer Lewandowski.

Lebih lanjut, Rummenigge menjelaskan bahwa pihaknya juga tak memiliki keinginan untuk menjual Lewandowski. Bayern disebutnya akan mengupayakan berbagai cara untuk bisa tetap mempertahankan strikernya tersebut. Salah satu cara yang telah dilakukannya kini adalah dengan membuat Lewandowski menandatangani kontrak jangka panjang bersama Bayern.

Saat ini, Lewandowski memiliki masa kontrak di Bayern hingga 30 Juni 2021. Hal tersebut dinilai Rummenigge akan cukup ampuh. Sebelumnya, ia pernah melakukan hal serupa terhadap Franck Ribery. Terbukti, hingga saat ini Ribery masih bertahan di Bayern.

“Baru-baru ini kami melakukan makan siang sebanyak dua kali bersama bos Real Madrid dan kami belum bicara satu kata pun tentang Lewandowski. Faktor yang menentukan adalah durasi kontrak dan apakah sebuah klub bisa melakukannya? Kami akan melakukannya,” terang Rummenigge, mengutip dari Goal, Sabtu (19/5/2018).

“Kami telah melakukannya dengan Ribery. Ada banyak uang didiskusikan. Pada saat itu dia tidak senang karena kami menutup pintu untuk Chelsea. Namun sekarang, 10 tahun kemudian, dia bahagia,” pungkas Rummenigge. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *