Beri Bantuan Rp2 M, Kemensos Berharap Begini

0 Komentar

UPOS, Luwu Utara– Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia memberikan bantuan bagi masyarakat yang meninggal akibat banjir bandang di Luwu Utara yang terjadi pada Senin 13 Juli 2020 malam. Dikutip dari situs resmi Kemensos, 23 ahli waris korban meninggal dunia mendapatkan santunan kematian sebesar Rp 15 juta.

Penyerahan santunan kepada ahli waris korban yang meninggal dunia telah diserahkan langsung Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara, pada Jumat 17 Juli 2020 lalu di Ruang Command Center Kantor Bupati Luwu Utara, dan disaksikan langsung Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, dan beberapa pejabat penting lainnya.

Selain memberikan santunan ahli waris, Mensos Juliari Batubara juga menyerahkan bantuan logistik dan makanan kepada para pengungsi, termasuk bantuan peralatan kepada relawan yang bekerja melakukan evakuasi. Total bantuan yang diserahkan untuk penanganan korban banjir bandang di Luwu Utara sebesar Rp 2 Milyar.

Mensos Juliari mengatakan, negara akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang terkena bencana alam. “Tak perlu ragu akan komitmen bapak Presiden dan kami, para pembantunya, untuk selalu berusaha memberikan yang terbaik, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana alam, termasuk bencana non alam,” kata Juliari.

Menteri yang akrab disapa Ari ini mengatakan, kehadiran dirinya bersama tim dari Kemensos adalah untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana ini bisa terpenuhi. “Kepada ibu Bupati, tak perlu segan apabila memerlukan bantuan kepada kami, karena membantu korban bencana sudah menjadi kewajiban kami,” lanjut dia.

Ia pun berharap agar Lutra segera pulih, tak hanya secara fisik, tapi juga psikososial. “Kami siap menurunkan tim guna memberikan pelayanan psikososial jika dibutuhkan. Mungkin bantuan ini tidak ada artinya bila dibandingkan penderitaan yang dialami warga, tapi minimal ini bisa membantu meringankan beban warga. Kita berdoa agar kehidupan di Luwu Utara pulih dan warga bisa beraktivitas normal kembali,” pungkasnya.

Penulis : *
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment