Belum Patuhi Aturan Warga Demo Minta PT PUL di Tutup lagi

0 Komentar

UPOS,Luwu Timur – Puluhan warga Luwu Timur demo di lokasi Penambangan PT Prima Utama Lesatari. Warga meminta eksplotasi dan pengangkutan ore nikel di hentikan . Alasannya aktivitas penambangan tersebut mengancam keselamatan warga yang tinggal dibawah lokasi penambangan . Demikian kata Mustafik Siddik Salah seorang pendemo . Sabtu ( 07/11/2020 ) .

Dalam aksinya warga membentangkan spanduk menolak aktivitas penambangan yang berada di blok D dan E . Sebab daerah tersebut jika ditambang dikhawatirkan akan longsor dan air limpasan dari lokasi tambang akan masuk ke empang warga dan pernah lumpur dari lokasi tambang meluber dijalan Trans Sulawesi .
Hal ini terjadi karena PT PUL mengabaikan Tatakelola lingkungan, dan tidak memiliki setlingpond yang layak untuk menampung air limpasan dari lokasi galian tambang .

Menurut Mustafik , Selain itu sebelumnya ada kesepakatan hasil investigasi kasus lingkungan PT PUL , dengan tim ispektur Tambang , Pada pendaftaran buku tambang nomor 1 tertanggal 13 Januari 2020 . dan itu belum menemui kata kesepakatan . Untuk itu pendemo meminta PT PUL ditutup sampai mereka patuhi aturan .

Untuk diketahui PT PUL ini sudah beberapa kali ditutup lantaran menambang tanpa mau memperbaiki kondisi lingkungan yang sudah mereka rusak . Di titik tertentu Penghijauan yang dilakukan PT PUL terkesan tidak profesional karena kayu yang ditanam adalah pohon ubi kayu . Kini entah kekuatan dari mana tiba-tiba PT PUL ini kembali beroperasi lagi dan ditentang lagi oleh warga .

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Timur . Andi Tabacina mengatakan ketika beroperasi kembali tidak ada koordinasi dari Manajemen PT PUL kepada Pemerintah Luwu Timur dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup .

Komitmen perbaikan lingkungan tempo hari yang diwajibkan kepada PT PUL, Tabacina menganggap tidak ada hal yang signifikan yang dilakukan oleh PT PUL . Begitu DLH meminta laporannya , surat jawaban dari PT PUL juga tidak menjawab hal yang subtansi .Termasuk perbaikan Setlingpond nya, ” Menurut mereka katanya sudah diperbaiki setlingpond nya , tapi saya tidak tahu apakah sudah sesuai standart atau tidak , mengingat kajian teknisnya belum pernah kami lihat . ” Ungkap Tabacina . ( UjungpandangPos /***)

Penulis : ***
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment