Beda Bank Dan Aturan, Anggaran Pilkada Lutim Tidak Cair. Pilkada Terancam Gagal

0 Komentar

UPOS, Luwu Timur – Agenda Nasional dalam bentuk Pilkada terancam tidak bisa berjalan normal di Luwu Timur. Sebab hingga saat ini Keuangan Daerah Luwu Timur belum mencairkan anggaran dana hibah Pilkada ke KPU Luwu Timur. Hal ini terungkap dalam Meda Gathering KPU dan Wartawan di Ramiza Coffee, Kamis (12/12/2019)

Dalam Mediagathering ini hadir Komisioner KPU, Adam Safar, Mulyana Mulkin, Hastuti dan Rahmansyah selaku PLT Sekretaris KPU Lutim.

Menurut Rahmansyah, hingga saat ini anggaran dana hibah untuk pelaksanaan Pilkada Luwu Timur 2020 belum cair.

” Mestinya November 2019 sudah cair tapi entah mengapa sampai Desember 2019 belum cair ” Ujar Mancha nama lain Rahmansyah

Anggaran Pilkada Lutim itu yang sudah disepakati sebesar Tiga Puluh Miliar Enam Ratus Juta Rupiah.

Lanjut Mancha, sesuai aturan, November 2019 sudah harus cair 600 Juta. Kemudian di bulan Maret 2020 cair 40 persen dan di bulan Juli 2020 cair 50 Persen kemudian sebulan sebelum hari H cair lagi 10 Persen.

“Kami berharap ini menjadi perhatian, agar seluruh tahapan berjalan dengan baik , untuk pencairannya kami sudah berkali -kali mendatangi Keuangan daerah tapi belum juga ada hasil ” Ungkap Mancha

Mulyana Mulkin, Komisioner KPU mengatakan keterlambatan pencairan anggaran Pilkada ini membuat pelaksanaan tahapan Pilkada Lutim terhambat. Karena pelaksanaanya tidak bisa maksimal.

” Ini dalam waktu dekat kita akan melakukan Lounching tahapan Pilkada, sepertinya ini tidak bisa kita lakukan secara maksimal karena terbentur anggaran ” Ujar Mulyana Mulkin

Perlu diketahui Pilkada ini adalah agenda nasional, dan pelaksanaan tahapannya pun juga berjalan secara serentak di seluruh Indonesia.Jika ada satu daerah yang tidak melaksanakan tahapan itu dianggap melanggar. Olehnya itu kami sangat meminta perhatian Pemerintah Lutim untuk mengatasi permasalahan ini.

Kondisi ini harus dipahami Publik Luwu Timur, jangan sampai publik menganggap KPU Lutim tidak melaksanakan tahapan Pilkada.

” Kami minta media bisa memberikan informasi ini agar semua jadi paham ” Tandas Mulyana

Selain masalah anggaran Pilkada, Media Gathering ini juga membahas masalah pemberitaan, dimana media diajak untuk menyukseskan Pilkada dengan menyampaikan informasi yang berimbang, dan mampu menyejukkan situasi politik Lutim.

KPU juga akan membuat program Anjungan KPU, dimana di dalamnya akan memuat berbagai informasi seputar Pilkada Lutim.Termasuk membua media Centre KPU untuk para wartawan mengakses informasi dan membuat berita.

Terkait pencairan anggaran Pilkada yang belum jelas ini, Ramadan Pirade Kepala DPKAD Lutim yang dikonfirmasi mengatakan anggaran belum cair karena pihaknya belum terima surat permintaan pencairan dari KPU Lutim. Selain itu KPU Lutim juga diminta buka rekening di Bank BPD. ” Mereka buka rekeningnya di bank BTN jadi ini yang belum  tuntas masalahnya” Tutup Ramadan Pirade .

Dengan demikian ada perbedaan persepsi antara KPU Lutim dengan Keuangan Daerah Lutim. KPU membuka Rekening di BTN
Mengikuti prosedur dan mekanisme dari KPU Ri dan Peraturan Menteri Keuangan.
Sementara DPKAD Lutim meminta KPU buka Rekening di BPD Sulsel atas petunjuk KPK.
(UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment