Basri Annas : Politik Uang Menghasilkan Wakil Rakyat Tak Berkualitas

oleh

UPOS, Palopo– Tiga belas hari jelang Pemilihan Legislatif (Pileg), 17 April 2019 mendatang, Politisi Partai Persatuan Pembagunan (PPP), Basri Annas mengajak semua pihak untuk bersama- sama menciptakan Pemilu yang jujur.

Hal tersebut dikemukakan Basri Annas kepada Ujungpandang Pos, Kamis (4/4/2019) siang. Menurut Basri Annas, dirinya mengajak semua pihak, khususnya para sesama Calon Anggota Legislatif atau Caleg untuk bersama- sama menciptakan Pemilu yang jujur, serta menghindari money politics, dalam bentuk apapun, dikarenakan dampak yang akan ditimbulkan dari praktik money politics tersebut sangatlah buruk.

“Jadi saya mengajak kepada saudara- saudara ku sesama Caleg, mari kita ciptakan Pileg ini sebagai pemilihan yang jujur, termasuk dengan menghindari praktik money politics atau politik uang, “kata Basri Annas yang juga merupakan Calon Anggota DPRD Sulsel pada daerah pemilihan XI atau Luwu Raya.

Lebih jauh, Basri Annas menjelaskan kalau praktik politik uang sangat berbahaya bagi demokrasi di Indonesia.

“Politik uang atau money politics sangat berbahaya bagi demokrasi di Indonesia. Selain akan menghasilkan pemimpin dengan kualitas rendah, money politics juga akan melemahkan politisi dan institusi demokrasi itu sendiri. Di antara dampak terburuk dari praktik ini adalah politisi yang terpilih nantinya tidak lagi punya kualitas, “tambah Basri Annas.

Selain itu juga, Basri Annas juga berharap masyarakat sebagai pemilik hak suara ikut berpartisipasi besar dalam menciptakan pemilihan yang jujur, termasuk dengan cara menolak keras praktik politik uang.

“Pemilihan jangan hanya jadi prosedur politik yang verbal dan formal, tapi juga harus menghasilkan pejabat publik yang teladan dan berprestasi, “tutupnya.(Ujungpandang Pos/*)