Bantuan menumpuk, Relawan Minta BPBD Luwu Utara Atasi Kekurangan Armada

0 Komentar

UPOS, Luwu Timur- Hari ketiga penanganan pasca banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, sejumlah relawan Luwu Timur minta BPBD Luwu Utara mengevaluasi sistem penyaluran bantuan ke para pengungsi.

Menurut relawan dari PMI Luwu Timur, Muhammdad Nur, penyaluran bantuan yang sampai ke Luwu Utara belum tersalurkan dengan maksimal. Personil BPBD Lutra dan fasilitas pengiriman bantuan ke titik Pengungsi yang tersebar di Luwu Utara dianggap sangat minim.

“Kendala yang dihadapi adalah BPBD Luwu Utara tidak memiiki menajenem pergudangan dan distribusi logistik yang baik, sedangkan bantuan logistik yang masuk kota Masamba sangat banyak. PMI gabungan se-Luwu Raya kekurangan mobil dalam distribusi logistik ke medan terpencil,” ungkap Nur, pada Kamis (16/7/2020).

Hal senada juga diakui Saiful, Ketua SAR Ligas Sorowako. Selama Tiga hari membantu pencarian orang hilang akibat banjir bandang, ia melihat penyaluran logistik sudah berjalan, meski belum efektif.

Fasilitas kendaraan penyuplai bantuan ke titik pengungsi yang kurang. Sehingga banyak pengungsi yang mengeluhkan lambannya bantuan tiba. Selain itu pengambilan logistik bantuan untuk disalurkan agak ketat di BPBD Luwu Utara.

Alhasil banyak relawan memilih mengambil logistik bantuan di posko Luwu Timur. Karena di posko Luwu Timur tidak ribet.

Selain itu ada juga bantuan yang tiba di Masamba diserahkan langsung ke relawan dengan harapan bisa langsung cepat disalurkan ke pengungsi.

Dengan begitu, ia meminta BPBD duduk bersama dengan para Relawan se-Luwu Raya membahas teksnis penyaluran bantuan agar berlangsung cepat dan tepat sasaran.

“Ini kondisi darurat panganannya harus cepat. Karena para pengungsi harus ditangani jangan sampai mereka kelaparan,” tutup Saiful.

Untuk diketahui dalam hal penyaluran logistik bantuan kepengungsi, Pemkab Lutra mengandalkan laporan dari Kepala Dusun. Dusun nantinya yang akan mendistribusikan bantuan ke masyarakatnya. (*)

Penulis : Son Rahim
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment