Atasi Krisis Penghafal Qur’an, Husler Bantu Pembangunan Pesantren di Jalajja

oleh

UPOS,Luwu Timur – Sebuah Pesantren akan dibangun di Desa Jalajja ,Kecamatan Burau. Cikal bakal pembangunan Pesantren tersebut di mulai dengan Peletakan Batu Pondasi pertama.oleh Bupati Luwu Timur, Muhammad Thorig Husler .

Pesantren ini akan mencetak generasi muslim Luwu Timur penghafal Al-Qur’an . ” Dengan Nama Allah saya pribadi sumbang seratus sak semen ,Ungkap Husler usai meletakkan batu pertama pembangunan pesantren tersebut, Minggu (16/03/2020).

Pesantren yang akan dibangun ini bernama Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an , berada di jalan Benteng dusun Singgeni Jalajja.

Dusun ini merupakan kampung tua dan pertama di Jalajja, dikampung ini juga sudah tak bisa dihitung warga yang mati sahid dalam perang melawan penjajah Belanda.

Bukti perlawanan ini bisa dilihat dari bekas benteng yang ada di kampung tersebut . ” Tempat ini ternyata penuh history, sangat tepat jika pondok pesantren di bangun di kampung ini ” kata Husler

Selanjutnya Husler mengatakan, Pendidikan Islam sangat dibutuhkan pemerintah, pendidikan islam ini diyakini akan membentuk ahlak yang mulia bagi anak -anak.

” Berdasarkan hasil evaluasi saya, Kita memang mengalami krisis penghafal Qur’an. Buktinya masih banyak imam mesjid kita infor dari daerah lain , apalagi saat ramadhan banyak imam dari luar daerah yang dipakai ” Ungkap Husler.

Maka sangat tepatlah Pondok pesantren ini dibangun dengan harapan akan lahirkan para penghafal Qur’an yang kelak akan mengisi disetiap mesjid di Lutim .

” Selama saya jadi Bupati saya tidak akan membedakan sekolah Negeri dan Swasta, semua mendapat forsi yang sama agar setiap lembaga pendidikan di Lutim sama -sama maju dan berkembang.” Tutup Husler.

Peresmian ini dihadiri segenap warga Jalajja , tokoh masyarakat dan tokoh agama termasuk sejumlah anggota dewan di Dapil Burau. (UjungpandangPos/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *