Acuhkan Yang Nyinyir, Lutim Gaspol Rapid Tes Massal, Sudah 26 000 Warga Yang Selesai Di Rapid

0 Komentar

UPOS,Luwu Timur – Rapid Tes Massal yang dilakukan Pemerintah Luwu Timur lewat Tim Gugus Tugas saat ini sudah mencapai 26.871 orang. Jumlah ini akan terus bertambah mengingat belum ada perintah untuk menghentikan Rapid Tes Massal oleh Bupati Luwu Timur selaku Ketua Tim Gugus Tugas Kabupaten. Demikian kata Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Luwu Timur. Muh.Zabur, saat dikonfirmasi . Rabu (03/06/2020 ) .

” Kita punya datanya, dan Rapid Tes Massal ini sudah lama kita lakukan, sampai sekarang ini masih terus kita lakukan untuk mendeteksi warga kita yang terpapar Corona. ” Ungkap Zabur.

Jumlah ini sudah termasuk Rapid Tes dari PT Vale, PT Mars, seluruh Puskesmas di Luwu Timur, RSUD Ilagaligo dan Dinas Kesehatan Luwu Timur.

Sebelumnya kita merapid Karyawan Perusahaan, Anggota Polri, Petugas Kesehatan dan tracing kepada masyarakat umum yang terpapar Covid setelah berinteraksi dengan pasien yang dinyatakan Positif Corona. Kemarin kita naikkan tensi Rapid Tesnya meminta seluruh Puskesmas merapid Ibu Hamil.

” Kenapa Ibu Hamil karena kami menilai Ibu Hamil perlu di perhatikan, mereka rentan terpapar, makanya perlu di Rapid dan semuanya ini gratis . ” Tandas Zabur.

Setelah Ibu Hamil , akan melayani Rapid bagi Mahasiswa yang ingin balik ke Kampus mereka masing-masing di luar Luwu Timur termasuk yang ingin melakukan perjalanan keluar daerah. Ini semua dipusatkan di Puskesmas masing-masing, sebab jika dipusatkan di Dinkes atau di Tim Gugus Tugas Kabupaten akan menyulitkan warga yang berada di luar Malili.

” Kalau orang tidak mengikuti perkembangan kerja-kerja kita dalam menangani Covid ini memang tidak paham, karena Rapid Tes Massal ini bukan baru kemarin kita mulai. Beberapa kali kita rapat evaluasi baik dengan Forkomimda data Rapid Massal kita paparkan, termasuk kata Rapid Tes Massal juga kita dengungkan, tidak ada masalah. Makanya saya heran kenapa ada yang kepanasan dengan kata Rapid Tes Massal kemarin itu. ” Papar Zabur.

Sebelumnya pada Rapat dengan Forkomimda beberapa hari lalu, Saya sampaikan jumlah warga Lutim yang di Rapid sebanyak 21.028. dan ditambah data dari Puskesmas per 3 Juni 2020 , jumlah Pemakaian Rapid Tes sebanyak 5.843. Maka data sementara saat ini sebanyak 26.871. Orang yang sudah di Rapid.

” Awlanya memang kita ditakuti, kenapa Luwu Timur banyak sekali warganya yang terpapar, namun seiring perjalanan waktu perkembangan terakhir, orang luar banyak mengapresiasi Luwu Timur dalam melindungi warganya, justeru apa yang dilakukan Luwu Timur ini akan di ikuti juga daerah lain, mereka juga akan Merapid warganya meskipun itu berbayar, nah kita gratis, karena Pak Bupati sudah perintahkan Surat Keterangan maupun Rapidnya tidak boleh dipungut bayaran. ” Tutup Zabur. ( Ujungpandang Pos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment